Antara Kampanye dan Aborsi

Oleh / pada 1 Februari 2013 / di DKI Jakarta, Good Governance // Belum ada komentar

Hasil pemantauan media lokal di Jakarta yang diwakili surat kabar Berita Kota dan Warta Kota terhimpun 105 berita sejak tanggal 18-24 Juni 2012. Dari jumlah keseluruhan terdiri dari 61,9 persen isu good governance, 20 persen isu kriminalitas, 14,3 persen isu HAM, 0,9 persen isu lingkungan hidup dan 2,9 persen isu perempan dan/atau anak.

Pada skala nasional, isu good governance diawali dengan kabar popularitas Partai Demokrat yang terus merosot (Berita Kota, 18 Juni 2012: Darurat Demokrat!) dan pada skala lokal isu Pemilukada yang akan berlangsung pada bulan Juli juga menjadi prioritas (Berita Kota, 18 Juni 2012: Pilkada Berhadiah Rp 100 Juta dan Warta Kota, 18 Juni 2012: Foke Cuti 4 Hari, Alex 14 Hari). Is uterus mencuat hingga pertengahan minggu dengan berita tentang para calon menandatangani nota kesepemahaman untuk tidak melibatkan PNS dan Polri dalam kampanye Pilkada DKI Jakarta 2012 oleh masing-masing perwakilannya (Berita Kota, Kamis, 21 Juni 2012: PNS dan Polri Dimintai Netral dan Berita Kota, 21 Juni 2012: Cagub-Cawagub Sepakat Damai). Dan pada akhir perkan ditutup dengan berita deklarasi kampanye damai oleh sejumlah pihak kelompok masyarakat (Berita Kota, 24 Juni 2012: Jangan Kotori Jakarta Dengan Politik Uang dan Warta Kota, 24 Juni 2012: Pemilukada Jujur dan Damai) berhubung pada Senin berikutnya masa kampanye telah dimulai.

Kemudian isu lainnya datang silih berganti. Meskipun kriminal mendapati porsi yang cukup tinggi (berada di bawah dominasi isu good governance), tak ada fokus isu pada berita tersebut. Namun yang sempat menghebohkan dan mendapat proporsisi halaman yang cukup besar adalah berita tentang ditemukannya klinik aborsi ilegal dengan taif dua juta rupiah/praktik di Jakarta Utara (Senin, 18 Juni 2012, Berita Kota: Klinik Aborsi Bertarif Rp 2 Juta digerebek dan Warta Kota: KLinik Aborsi Digerebek).

Secara keseluruhan kedua surat kabar ini bisa dibilang sangat member perhatian pada isu politik yang sedang berlangsung di tanah air, khususnya isu lokal di Jakarta. Namun hal ini juga menjadi abai dalam hal lain, salah satunya persoalan terungkapnya praktik aborsi ilegal di Jakarta Utara. Padahal masih banyak kemungkinan isu tersebut diulas lebih jauh ke arah yang bersifat isu perempuan dan/atau anak atau juga HAM.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Lulus Gita Samudra masih dalam studi tingkat akhir di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta. Pria kelahiran Jakarta tahun 1989 ini, juga turut aktif di Forum Lenteng sebagai Sekretaris Redaksi akumassa.org. Sebelumnya ia pernah mengikuti workshop akumassa Depok pada tahun 2011. Kini ia sedang membangun sebuah komunitas berbasis massa di Depok, bernama Suburbia.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2013 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //