Akhir dari Drama Sidang Kasus Pembunuhan Mahasiswi UIN Jakarta dan Pengamanan Natal 2012

Pada pekan  ketiga bulan Desember 2012 ini pemberitaan yang pemantau amati adalah soal kesiapan Muspida Kota Tangerang Selatan dalam pengamanan Natal dan akhir dari drama pembunuhan mahasiswi UIN Jakarta,  Izzun Nahdliyah di mana terdakwa Muhamad Soleh alias Oleng divonis Mati oleh Majelis Hakim  Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Tangsel Pos 19 Desember 2012

Tangsel Pos 19 Desember 2012

Pada edisi Rabu, 19 Desember 2012 harian Tangsel Pos melaporkan berita tentang 179 gereja di Kota Tangerang Selatan yang mendapat pengawasan ekstra menjelang perayaan Natal. Berdasarkan hasil rapat pemkot Tangsel dan kepolisian telah melakukan koordinasi dengan pengelola gereja disamping itu Kemenag telah memberi izin kegiatan Natal dilangsung di ruko-ruko. Harian Tangsel Pos melaporkan bahwa, terdapat 47 gereja Protestan dan 6 gereja katolik dari 179 gereja yang terdaftar di Kota Tangerang Selatan. Pada tema yang lain, pekan ketiga bulan Desember 2012 menjadi penutup dari drama pembunuhan mahasiswi UIN Jakarta yang dibunuh oleh Muhammad Soleh alias Oleng. Terdakwa divonis hukuman mati oleh Majelis Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Sementara terdakwa lainnya divonis 20 tahun penjara. Putusan tersebut sama seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana dan pemerkosaan secara bersama-sama seusai dakwaan primer Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan Pasal 285 tentang pemerkosaan. Di dalam laporan ini harian Tangsel Pos juga menulis terdakwa pikir-pikir dulu terhadap putusan Majelis Hakim dan di lain pihak keluarga korban pembunuhan mengaku puas dan mengapresiasi putusan hakim yang menghukum terdakwa dengan putusan hukuman mati.

Jelang pergantian tahun ini harian Tangsel Pos khususnya pemberitaan di pekan ketiga bulan Desember 2012 ini tidak begitu ada hal-hal yang menyita perhatian kecuali akhir dari drama sidang kasus pembunuhan mahasiswi UIN Jakarta Izzun Nahdliyah yang diakhiri dengan vonis hukuman mati kepada terdakwa Muhammad Soleh alias Oleng beserta rekan-rekannya yang dijatuhi vonis penjara selama 20 tahun. Selebihnya informasi yang pemnatau peroleh soal kasus yang menimpa pelawak senior H. Bolot yang berurusan dengan hukum di mana Bolot dipolisikan lantaran melakukan tindak kekerasan terhadap anak remaja. Dalam ketiga pekan bulan Desember ini pemantau menyimak kasus ini yang begitu disorot oleh harian Tangsel Pos. Kesan yang didapat oleh pemantau pemberitaan ini terlalu dibesar-besarkan dan kasusnya pun sebenarnya dapat diselesaikan dengan cepat tapi terkesan agak berlarut-larut. Di satu sisi H. Bolot adalah seorang tersohor ditambah berdomisili di Kota Tangsel dan atas dasar itulah menurut hemat pemantau harian Tangsel Pos memberi perhatian pada persoalan ini. [rrk]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Renal Rinoza lahir di Jakarta, 8 Maret 1984. Tahun 2004 kuliah di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus tahun 2010. Tahun 2007 sempat kuliah di Program E.C Ilmu Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta. Sehari-hari bergiat Komunitas Djuanda dan aktif menulis di Jurnal Footage, akumassa.org, dan Program Pemantauan Media akumassa.org.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2013 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //