PERINGATAN HARNUS DAN HUT NTB KE-54

(Dikutip dari Lombok Post edisi 17 Desember 2012)

 

 Isu good governance masih menempati urutan teratas dari hasil pemantauan media lokal Radar Lombok & Lombok Post selama sepekan ini. Yakni sebanyak 96,03 %, isu kriminal 2,38%, dan lingkungan hidup sebanyak 1, 59 %  dari 126 total jumlah berita yang terpantau. Berita tentang Peringatan Hari Nusantara (Harnus) dan HUT NTB ke-54 menjadi berita banyak mengisi harian kedua media.

Persiapan pelaksanaan Hari Nusantara (Harnus) ke-13 tahun 2012 yang akan digelar pagi ini di dermaga Labuhan Haji Lombok Timur, dipimpin oleh Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim. Ikut dalam acara geladi tersebut beberapa pejabat dari pusat dan daerah, termasuk Bupati Lotim, HM Sukiman Azmi yang menjadi tuan rumah penyelenggara. (Radara Lombok 17 Desember 2012).

Saya (Dr. H. Rosiady Syuti, Kepala Bappeda NTB) kira, kado terindah buat Nusa Tenggara barat yang hari ini berusia 54 tahun adalah keberhasilannya dalam hal pembangunan sumberdaya manusiannya. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. Di bidang pendidikan misalnya, baru pertama kali dalam sejarah, NTB berhsil meningkatkan angka partisipasi sekolah untuk anak usia sekolah SD-SMP atau MI-MTs mendekati 100 persen. Ini artinya, nyaris tidak ada anak usia sekoah pendidikan dasar (SD-SMP) yang tidak berada di bangku sekolah. Sementara untuk anak usia SMA dan sederajat, makin tahun juga makin meningkat. Targetnya, di tahun 2012 ini, APM untuk SMA dan sederajat bisa mendekati angka 90 persen, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program wajib belajar 9 tahun di NTB sudah berhasil dilaksanakan dan telah siap untuk melaksanakan wajib 12 tahun. (Lombok Post 17 Desember 2012).

Puncak peringatan Hari Nusantara ke 13 yang dirangkaikan dengan HUT NTB yang ke-54 tahun di Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, dihadiri Wakil Presiden Prof. Dr. Boediono. Wakil Presiden Boediono menegaskan, Hari Nusantara sebagai momentum untuk memantapkan perjuangan bangsa Indonesia. Makna Hari Nusantara sebagai pengingat bagaimana meneguhkan tekad perjuangan yang belum selsesai. “Munculnya Hari Nusantara tak lepas dari perjuangan bangsa Indonesai dalam mewujudkan kesatuan wilayah nusantara yang utuh dengan mencetuskan “Deklarasi Djuanda” pada tanggal 13 Desember 1957,” kata Boediono, dalam puncak peringatan Hari Nusantara, Labuhan Haji Lotim, Senin kemarin (17/12). (Radar Lombok 18 Desember 2012).

Hadirnya Wapres Boediono bersama sejumlah menteri di lokasi pelaksanaan Hari Nusantara ke-13 dimanfaatkan Gubernur NTB Dr TGH M Zainul Majdi untuk membeberkan  progres pembangunan sekaligus berharap meningkatnya dukungan pusat. “Dengan dukungan yang terus menerus, telah nampak jelas dan nyata, perbedaan dan perkembangan di NTB,” kata gubernur di hadapan Wapres, sejumlah menteri, gubernuer dan bupati/wali kota yang hadir di lokasi Harnus ke-13 dan HUT NTB ke-54 di Pelabuhan Labuan Haji, Lombok Timur, kemarin. (Lombok Post Selasa 18 Desember 2012).

Di usia Provinsi NTB 54 tahun, masih terdapat sejumlah masalah yang hingga kini masih belum bisa terselesaikan. Mantan Bupati Lombk Barat Lalu Mudjitahid mengatakan, di usia NTB yang ke-54 tahun, persoalan kemiskinan masih menjadi momok yang mengkhawatirkan. Tingkat kemiskinan di NTB masih tinggi mencapai 18 persen. Kendati demikian pemerintah selama ini telah berbuat cukup banyak dan maksimal dalam mengurangai masih tingginya angka kemiskinan. “Pemprov mesti bekerja lebih keras lagi, pasalnya pengurangna angka kemiskinan yang ditergetkan 2 persen dalam RPJMD NTB hingga saat ini belum bisa tercapai, “ terang Mudjitahid. (Radar Lombok 19 Desember 2012)

Seperti diakui oleh Gubernur Kepala Daerah NTB Dr TGH M Zainul Majdi MA, bahwa pelaksanaan HUT NTB ke 54, merupakan perayaan yang paling eksklusif. “Biasanya pelaksaan ulang tahun di hampir semua wilayah, hanya dihadiri oleh kepala daerah bersangkutan, tetapi bagi HUT NTB ke-54 merupakan yang eksklusif, higga dihadiri Wapres,” katanya. Eksklusifnya perayaan HUT NTB yang diformat bersamaan dengan pelaksanaan Hari Nusantara ke 13 tahun 2012. Ini merupakan kado istimewa bagi masyarakat NTB, terlebih bagi masyarakat Lombok Timur. (Radar Lombok 20 Desember 2012).

Peringatan Hari Nusantara (Harnus) dan HUT NTB ke-54 menjadi berita yang selalu mengisi harian kedua media. Dari berita-berita yang terpantau pada minggu ini, pemantau tidak menemukan adanya perilaku media yang menyimpang.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dilahirkan di Pemenang, Lombok Utara pada tanggal 31 Desember 1979. Ia adalah seorang wirausaha yang aktif dalam kegiatan di komunitas lokalnya, Komunitas Pasir Putih. Selain itu ia juga ambil bagian dalam kegiatan pemantauan media lokal berbasis komunitas bersama Forum Lenteng.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //