Good Governance Selalu Dominan

Oleh / pada 3 September 2012 / di Depok, Jawa Barat, Good Governance // Belum ada komentar

Total artikel yang terpantau dari tanggal 27 Agustus hingga 2 September 2012 pada tiga surat kabar lokal Depok (Radar Depok, Monitor Depok, dan Jurnal Depok) ialah sebanyak 57 artikel. Isu yang mendominasi ialah good governance, dengan jumlah proporsi sebanyak 26 artikel (45,614%). Disusul setelahnya, yakni isu kriminalitas sebanyak 16 artikel (28,07%), isu lingkungan hidup sebanyak 12 artikel (21,052%), isu perempuan dan/atau anak sebanyak 2 artikel (3,508%), dan sisanya isu Ham sebanyak 1 artikel (1,754%).

Melalui laporan mingguan ini, kembali pemantau meminta maaf atas kinerja pemantau yang tidak maksimal karena terdapat empat hari (tanggal 30 Agustus hingga 2 September 2012) di mana pemantau gagal memantau koran. Hal ini terjadi karena kesibukan pemantau, dan tidak sempat membeli koran tepat waktu (selalu terlambat, korannya sudah habis terjual). Pemantau sudah mencoba mencari ke tempat penjual-penjual lainnya, tetapi tidak menemukan koran tersebut. Oleh sebab itu, laporan yang tersaji di sini hanya berlaku untuk tanggal 27 hingga 29 Agustus 2012 (untuk tiga hari).

Kisruh tentang Pemilukada Depok tahun 2010 tetap menjadi sajian di halaman depan Jurnal Depok dalam rentang waktu tiga hari di awal minggu tersebut. Masalah terkait dengan PLN, seiring dengan mencuatnya kabar banyaknya fasilitas penerangan jalan umum yang rusak di Depok, serta tersendatnya uang kesejahteraan guru swasta, merupakan artikel-artikel yang masuk dalam kategori isu good governance.

Selama tiga hari itu pula, kasus pelecehan seksual oleh seorang ustad pesantren terhadap santrinya menjadi isu kriminalitas yang cukup panas, seiring dengan perkembangan kasus di mana warga masyarakat melakukan pembakaran terhadap pesantren tersebut. dalam tiga hari itu, surat kabar yang mencoba mengemas kasus ini ke dalam isu perempuan dan/atau anak ialah Radar Depok (edisi 27 Agustus 2012) dan Jurnal Depok (edisi 29 Agustus 2012). Sementara itu, isu lingkungan hidup berkutat pada persoalan kenaikan volume sampah (lihat di tiga surat kabar, edisi 27 Agustus 2012), menyempitnya lahan Situ Bojongsari (Monitor Depok dan Jurnal Depok, edisi 29 Agustus 2012), proyek saluran air yang tertunda (Radar Depok, edisi 29 Agustus).

Selama seminggu ini, pemantau tidak menemukan perilaku media yang menyimpang di lapangan.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Manshur Zikri (21 tahun) adalah seorang mahasiswa Program Studi Kriminologi, FISIP, Universitas Indonesia. Saat ini dia menjadi salah seorang pemantau dalam Program Pemantauan Media Berbasis Komunitas, Forum Lenteng, untuk perwakilan lokasi Kota Depok. Selain aktif berkegiatan di Forum Lenteng, Zikri juga aktif dalam kegiatan jurnalisme warga bersama komunitas akumassa Depok, SUBURBIA, yang mengkaji persoalan sosial, budaya dan media di Kota Depok dan sekitarnya.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //