Mencermati Pelbagai Judul Berita

Dalam sepekan pemantauan di minggu ke-3 bulan Juli 2012 atau memasuki hari bulan puasa isi pemberitaan tak terlepas dari topik-topik jelang bulan puasa dan berbagai pemberitaan seputar kinerja pemerintahan yang di cover dua media, harian Tangsel Pos dan Tangerang Ekspres. Pada edisi pertama Senin, 16 Juli 2012 harian Tangsel Pos melansir pemberitaan mengenai data kemiskinan yang dipertanyakan keabsahannya karena disinyalir tidak valid, dan edisi Kamis, 19 Juli 2012 jelang hari pertama di bulan puasa harian Tangsel Pos memberitakan tentang makanan ilegal yang tidak berlabel BPOM dan MUI marak beredar dijual di pasar dan pejabat yang mengeluhkan finger print yang tidak berfungsi.

Tangsel Pos Edisi 20 Juli 2012

Tangsel Pos Edisi 20 Juli 2012

Berita berikutnya menyangkut jam masuk PNS yang diperlambat karena berdasarkan surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang meniadakan libur pertama di bulan puasa, bocornya informasi razia terhadap PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), Pengelolaan TPST Cipeucang yang dikeluhkan karena tidak sesuai dengan harapan warga setempat. TPST Cipeucang yang telah dioperasikan pada pekan lalu menuai keluhan dari warga lantaran bau yang tidak sedap dan pengelolaannya yang tidak diolah dengan baik oleh petugas. Ketidakhadirian sebagian anggota dewan pada rapat paripurna di mana  2/3 anggota tak terlihat hadir, berita tentang ahli waris SDN Cilalung VII Jombang yang salah segel dan pada edisi Rabu, 18 Juli 2012 harian Tangsel Pos mengangkat berita Pemprov Banten bantu 17 ribu lansia terlantar, bantuan terhadap lansia tersebut termasuk lansia yang berada di wilayah Tangsel. Pada edisi yang sama, Rabu 18 Juli 2012 dalam memasuki tahun ajaran baru orang tua murid mengeluhkan pungutan berkedok LKS yang dinilai memberatkan dan persoalan ini bertolak belakang dengan kebijakan sekolah gratis yang digembar-gemborkan oleh Dindik Kota Tangsel. Forum RW kecewa kinerja dewan yang tak serius membahas perubahan status desa di mana pihak Forum RW meminta dewan untuk segera merealisasikan Perda tentang perubahan status lima desa menjadi kelurahan yang masih menuai pro kontra hingga saat ini. Sebab, perubahan status lima desa tersebut dinilai sudah sewajarnya terjadi. Masih di edisi Rabu, 18 Juli 2012 pihak MUI meminta Pemerintah Kota menandatangani dan menyebarkan surat edaran bersama terkait jam operasional tempat hiburan pada ramadhan.

Pada edisi Kamis, 19 Juli 2012 harian Tangsel Pos menurunkan berita tentang maraknya makanan yang kadaluarsa dan tidak berlabel BPOM & MUI. Pada laporannya harian Tangsel Pos menulis secara panjang lebar mengenai maraknya makanan kadaluarsa yang tidak berlabel ini. Pihak BPOM mendapati ini ketika melakukan sidak ke sejumlah ritel di kawasan Bintaro, Pondok Aren, pada sidak tersebut BPOM menyita ribuan paket makanan ilegal di sebuah ritel besar yaitu Total Buah Segar. Rencananya setelah diuji ke lab makanan ilegal tersebut segera dimusnahkan karena produk makanan yang disita terindikasi tidak terdapat nomor registrasi BPOM, masa berlaku sudah habis, persyaratan label yang menyertakan Bahasa Indonesia tidak ada. Sementara anggota dewan mengapresiasi tindakan sidak yang dilakukan oleh BPOM dan mempertanyakan kinerja Disperindag Kota Tangsel yang lamban dan tidak tegas dalam pengawasan produk makanan ilegal. Pada edisi Kamis, 19 Juli harian Tangsel Pos juga menurunkan berita tentang warga yang mengeluhkan buruknya sistem drainase yang dibangun Pemkot, dan Pemkot Tangsel yang menambah anggaran sebanyak Rp 1,4 Miliar  untuk alat perekam e-KTP. Edisi terakhir, Jumat 20 Juli 2012 harian Tangsel Pos memberitakan tentang ketidaktegasan Disperindag dalam menertibkan pedagang nakal membuat kinerja Disperindag  dievaluasi oleh Walikota dan berita rusaknya pantograf KRL Serpong-Tanah Abang Rusak Ribuan Penumpang Commuter Line Terlantar.

Pada halaman rubrik Radar Tangsel dalam harian Tangerang Ekspres berbagai berita dimuat seperti Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) H. Jusuf Kalla ketika melantik pengurus cabang DMI Kota Tangsel di Universitas Pamulang berpesan untuk kembali mencintai masjid dan bagaimana program kegiatan masjid agar lebih menyentuh kebutuhan warga. pemberian Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) yang telat. Kemudian anggota dewan mendpat fasiltas poliklinik. Harian Tangerang Eskpres menulis, Setelah mendapatkan fasilitas mobil dinas bagi unsur pimpinan dan alat kelengkapan dewan (AKD), tak lama lagi juga memiliki fasilitas kesehatan. Poliklinik untuk perawatan dan pemeriksaan kesehatan bagi wakil rakyat, tengah dalam proses pembangunan. Ketua DPRD Kota Tangsel Bambang P Rachmadi mengatakan, pembangunan sarana kesehatan itu untuk mengantisipasi hal yang tak diharapkan bagi Dewan. Harga telur yang terus meroket hingga tgembus Rp 20 ribu per kilogram. Pada edisi Kamis, 19 Juli 2012 Tangerang Eskpres memberitakan tentang anggaran yang dialokasikan senilai Rp 35 Miliar hanyalah akal-akalan untuk membuat sebuah perda. Anggaran yang fastastis tersebut menurut Tangerang Eskpres merupakan dana kemitraan selama setahun untuk biaya studi banding dalam pembuatan perda, melakukan dengar pendapat bersama masyarakat, stakeholder yang termasuk SKPD di dalamnya. Menurut pengamat kebijakan publik, Djaka Badranaya, kebijakan itu terlalu berlebihan. Adapun outputnya tidak jelas selama ini, Tulis Tangerang Eskpres.  Terakhir, edisi Jumat 20 Juli 2012 Tangerang Eskpres melaporkan pemberitaan mengenai penggunaan Mars Tangsel untuk setiap acara resmi di instansi perangkat daerah di Pemkot Tangsel dan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany yang mengevaluasi kinerja Disperindag Kota Tangsel yang dinilai lalai dalam pengawasan barang-barang ilegal dalam hal ini makanan ilegal yang sudah kadaluarsa yang dirazia oleh pihak BPOM Pemprov Banten. Semestinya banyaknya barang ilegal yang beredar ini sudah diketahui Disperindag Kota Tangsel, tulis Tangerang Eskpres. Menurut Airin semestinya Disperindag Kota Tangsel lebih dahulu tahu, dariapda BPOM. Airin juga akan mengevaluasi kienrja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Tangsel yang seringkali bocor dalam setiap sidak yang dilakukan.

Mencermati isi pemberitaan yang pemantau amati selama sepekan ini di kedua harian. Ada beberapa kesamaan pemberitaan seperti pemberitaan terkait razia yang dilakukan oleh pihak BPOM terhadap makanan ilegal yang marak beredar di Kota Tangsel. Pemberitaan dalam pekan ini seakan tidak linear dan runut karena topiknya berbeda-beda dalam setiap edisi. Berbagai topik tersaji dalam pekan ini dan membicarakan banyak hal mulai dari kinerja pemerintahan hingga jelang puasa. Selebihnya topik-topik berita berdiri sendiri dengan isu yang dibawanya. Paling tidak, pemberitaan yang tidak linear tersebut telah memberikan informasi yang berharga seputar kinerja pemerintahan dan pemberitaan-pemberitaan jelang puasa seperti kenaikan harga, razia makanan ilegal, dan jam masuk PNS yang diperlambat karena bulan puasa berdasarkan surat edaran Kemempan dan surat edaran antara MUI dan Pemkot terkait jam operasional tempat hiburan pada bulan ramadhan. [rrk]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Renal Rinoza lahir di Jakarta, 8 Maret 1984. Tahun 2004 kuliah di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus tahun 2010. Tahun 2007 sempat kuliah di Program E.C Ilmu Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta. Sehari-hari bergiat Komunitas Djuanda dan aktif menulis di Jurnal Footage, akumassa.org, dan Program Pemantauan Media akumassa.org.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //