Cuti Bersama = Tidak Terbit

Potongan gambar dari Jurnal Depok, edisi 16 Mei 2012

Hasil pemantauan yang dilakukan pada tanggal 14 hingga 20 Mei pada tiga koran lokal di Depok (Radar Depok, Monitor Depok dan Jurnal Depok) menunjukkan bahwa isu good governance masih dominan, dengan persentase sebesar 68,141% dari jumlah total artikel yang terpantau (sebanyak 113 artikel). Diikuti setelahnya isu lingkungan hidup (13, 274%), kriminalitas (12,389%), HAM (3,539%) dan isu perempuand dan/atau anak (2,654%).

Sekedar pemberitahuan dari pemantau di Depok, sehubungan dengan kendala kerja yang tersita akibat kesibukan Ujian Akhir Semester (UAS) dan sempat sakit tipus selama seminggu yang dihadapi oleh pemantau di Depok, yakni Manshur Zikri, kegiatan pemantauan ini dialihtugaskan kepada rekan pemantau, Dian Komala, yang juga berkegiatan di wilayah Depok dan Jakarta Selatan dan memiliki akses terhadap ketiga koran lokal tersebut. Dengan demikian, laporan mingguan ini berdasarkan hasil data tabel yang dilakukan oleh Dian. Hal ini akan berlangsung hingga dua minggu ke depannya (tanggal 21-27 Mei dan tanggal 28 Mei-3 Juni 2012).

Berdasarkan hasil pantauan tersebut, isu good governance di Depok berkutat pada persoalan tentang Jamkesda Kota Depok yang masih bermasalah karena banyak menuai keluhan dari warga masyarakat Depok, persoalan tentang pengamanan wilayah per-sekolahan menjelang pengumuman kelulusan, kelanjutan wacana ODNR dan Kebijakan Minimarket 24 jam, dan keberlangsungan nasib dan status honorer PNS yang data-datanya bermasalah, serta perkembangan tentang calon pemilih untuk Pemilukada di DKI Jakarta.

Yang menarik, terkait dengan perilaku media, pada tanggal 18 Mei 2012, Koran Jurnal Depok tidak terbit. Dalam terbitan tanggal 16 Mei 2012, koran tersebut memberitahukan bahwa tanggal 17 dan 18 memang tidak akan terbit sehubungan dengan tanggal merah (Hari Raya Besar Umat Kristen dan Katolik, yakni Kenaikan Isa Almasih) dan cuti bersama. Berbeda dengan dua koran lainnya, yang tetap terbit pada tanggal 18 Mei 2012 tersebut.

Selama pemantauan, tidak ditemukan perilaku pewarta di lapangan.*

___________________________________________________________

*Pemantauan minggu ini dibantu oleh Dian Komala, partisipan akumassa Depok dan berkegiatan di komunitas dampingan akumassa Depok, Suburbia.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Manshur Zikri (21 tahun) adalah seorang mahasiswa Program Studi Kriminologi, FISIP, Universitas Indonesia. Saat ini dia menjadi salah seorang pemantau dalam Program Pemantauan Media Berbasis Komunitas, Forum Lenteng, untuk perwakilan lokasi Kota Depok. Selain aktif berkegiatan di Forum Lenteng, Zikri juga aktif dalam kegiatan jurnalisme warga bersama komunitas akumassa Depok, SUBURBIA, yang mengkaji persoalan sosial, budaya dan media di Kota Depok dan sekitarnya.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //