Ada Apa Dengan PTS Aceh?

Dari pantauan terhadap media lokal Serambi Indonesia dan Prohaba, dari tanggal 23-29 April 2012, diperoleh total keseluruhan berita berjumlah 119 berita. Isu yang paling dominan adalah isu kriminal, dengan jumlah berita 50, kemudian menyusul isu good governance berjumlah 43 berita.

Diantara isu yang beredar, salah satu yang cukup serius ialah isu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang beroperasi ilegal di Aceh. Dijelaskan oleh Koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumatera Utara, Prof Ir H Mohammed Nawawiy Loebis M.Phil, Ph.D agar calon mahasiswa untuk berhati-hati memilih perguruan tinggi swasta (PTS) di Aceh karena sedikitnya ada sekitar 10 PTS yang beroperasi ilegal.

Berita itu dimuat di harian Serambi Indonesia pada tanggal 23 April 2012 yang lalu, namun menanggapi pernyataan Koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut, Prof Ir H Mohammed Nawawiy Loebis M.Phil, Ph.D tentang adanya 10 perguruan tinggi swasta (PTS) di Aceh beroperasi secara ilegal, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh menegaskan kopertis tidak boleh lepas tangan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Banda Aceh, Drs H Muharrir Asy’ari, LC, M.Ag juga mengaku sudah mengetahui ada 12 PTS di Aceh yang diberi sanksi oleh Ditjen Dikti karena tidak melaksanakan kewajiban rutin yang harus dilaporkan ke Dikti dan Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut. Namun, hal ini sempat dikecam oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Komisi E DPRA memastikan sekitar 96 perguruan tinggi swasta (PTS) yang beroperasi di Aceh legal (sah).  Karenanya, Dewan meminta polemik tentang adanya PTS ilegal yang selama ini beredar di masyarakat dihentikan. Demikian pula, kepada mahasiswa, tidak perlu resah karena PTS tempat mereka kuliah di Aceh diakui, mengacu pada pemberitaan Serambi tanggal 28 April 2012.

Salah satu isu lain yang cukup mencuat adalah masalah gugatan Irwandi Yusuf – Muhyan Yunan terhadap proses pilkada Aceh kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan terhadap pihak Partai Aceh (PA) yang banyak melakukan pelanggaran. Namun, pihak PA sudah menyiapkan pengacara untuk menghadapi gugatan tersebut.

Ketua Majelis Hakim sidang kasus gugatan hasil Pilkada Aceh, Mahfud MD, menskor sidang hingga Senin pekan depan, 30 April 2012. Keputusan itu diambil Mahfud usai mendengar keterangan 35 saksi yang dihadirkan pihak pemohon, Irwandi-Muhyan dalam sidang tersebut, Jumat 27 April 2012. 35 saksi tersebut memberikan keterangan mereka lewat video conference di gedung Fakultas Hukum Unsyiah yang tersambung langsung ke ruang sidang di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat.

Sementara itu, harian Prohaba masih didominasi oleh berita kriminal yang terjadi di wilayah Aceh. Masih dengan bahasa yang kurang sopan, dan pemilihan kata-kata yang terkesan untuk membuat heboh sebuah berita.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Maina Sari, Lahir di Lambadeuk, Aceh Besar, 25 Agustus 1987. Lulusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN Ar-Raniry) Banda Aceh. Sekarang Aktif di Radio Flamboyant FM Banda Aceh dan Akumassa.

Lihat semua tulisan

1 Komentar pada "Ada Apa Dengan PTS Aceh?"

  1. Hidayat nurwahid 3 Juni 2012 pukul 09:39 · Balas

    Ada yang tidak beres dengan kopertis Wil I Aceh-sumut mereka kejar setoran dari perguruan tinggi swasta di Aceh yang bisa kasih setoran akan ditutupi kesalahan PTS tersebut walaupun PTS tersebut beroperasi secara ilegal salah satunya adalah PTS STIMI Meulaboh yang melakukan hal ilegal tetapi karena ada beking atau orang dalam dikopertis Wil I medan maka pelanggaran yang dilakukan PTS tersebut ditutupi dan ada juga salah satu pejabat dikopertis Wil I medan punya saham di PTS STIMI Meulaboh namanya pak Saiful Edwar

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //