Belum Lima Menit

Data yang berhasil terkumpul dalam pemantauan terhadap dua media lokal Banten, Kabar Banten dan Banten Raya pada pekan ini (9 – 15 April 2012), yakni isu good governance 42,465%, isu lingkungan 39,041%, isu criminal 14,383%, dan isu perempuan/dan atau anak 4,109%  dari 146 total berita. Dari hasil perolehan tersebut, tampak terlihat isu good governance masih menjadi yang paling dominan dalam media pemberitaan. Sementara itu, pemberitaan terkait isu HAM pada minggu ini absen alias tidak ada.

Lebak, kota kecil yang tumbuh bersamaan dengan pesatnya pemasaran kendaraan dalam bentuk iklan kredit murah, tak bisa lagi dilihat sebagai bentuk kemajuan atau kemunduran. Lebak, yang memiliki wilayah yang sangat luas, membutuhkan alat transportasi massal bukan pribadi. Namun apa daya, keinginan hasrat  yang tinggi masyarakat akan kendaraan roda dua ini sudah tidak bisa di bendung lagi. Itu dapat terlihat dari, hampir setiap kepala keluarga yang saya jumpai memiliki alat transportasi kendaraan roda dua. Mulai dari kalangan bawah, menengah, hingga kalangan atas. Namun, di balik merebaknya sirkulasi pasar motor roda dua tersebut, ternyata kerap memunculkan dampak yang tajam pada persoalan kriminalitas di masyarakat. Khususnya untuk kasus pencurian kendaraan bermotor.

Dikutip dari: Kabar Banten Edisi 9 April 2012

Dalam media pemberitaan Kabar Banten, edisi 9 April 2012 yang berjudul “ Tiga Menit Ditinggal, Motor Raib”, diberitakan seorang warga Malingping, M.Mahrus (16), menjadi korban pencurian kendaraan bermotor. Motor kesayangannya, yang disimpan di halaman rumahnya, raib. Padahal, belum lima menit, atau tepatnya sekitar tiga menit, korban berada dalam rumah. Begitu pula dengan pemberitaan dalam media Banten Raya, edisi 14 April 2012, tentang penangkapan sepuluh tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) oleh Polda Banten. Dalam hal ini, Polda Banten melalui Ditreskrimum berhasil menyita sepuluh kendaraan hasil curian.

Memang, akhir-akhir ini, Lebak sedang berada dalam situasi rawan kemalingan atau pencurian. Entah itu kendaraan bermotor ataupun barang berharga lainnya yang dianggap memiliki nilai jual. Untuk itu, saya berharap  baik Kabar Banten maupun Banten Raya bisa terus menjadi media informasi yang menumbuhkan kewaspadaan pada masyarakat terhadap dampak kriminalitas. Selama sepekan pemantauan, saya tidak menemukan perilaku menyimpang dari media. di lapangan.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Pria asli Lebak, Banten kelahiran 7 Juni 1988 ini akrab disapa Aboy. Terakhir ia menamatkan pendidikannya di SMAN 3 Rangkasbitung. Selain berwirausaha, sekarang ia aktif di kegiatan jurnalisme warga akumassa.org sebagai penulis aktif dan pemantau media lokal di Lebak, Banten. Di wilayah tempat tinggalnya, ia juga aktif bersama Saidjah Forum.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //