Polemik BBM Berakhir Karena Golkar

Dari hasil pantauan terhadap dua surat kabar lokal (Radar Surabaya dan Surabaya Post) selama sepekan lalu (26 Maret – 01 April 2012), isu Good Governance  tetap mendominasi pemberitaan. Radar Surabaya dengan 88,888% (56 artikel) dan Surabaya Post dengan 94,444% (68 artikel) dari total masing-masing, 63 dan 72 berita selama sepekan. Sedangkan untuk isu Kriminalitas, Radar Surabaya memuat 7,936% (5 artikel) dan Surabaya Post memuat 4,1666% (3 artikel), sisanya adalah berita yang berkaitan dengan isu Lingkungan Hidup, dengan masing-masing prosentase, 3,174% (2 artikel) untuk Radar Surabaya dan 1,3888% (1 artikel) untuk Surabaya Post.

Untuk Isu Good Governance, yang menjadi bahan pemberitaan selama seminggu ini, isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2012, menjadi sorotan yang secara rutin dihadirkan oleh Surabaya Post. Ini dapat dilihat, selama satu pekan ( 26 Maret – 01 April 2012), berita yang berkaitan dengan BBM, mulai dari dampak domino yang ditimbulkan (seperti kenaikan bahan pokok, sebelum putusan kenaikan harga BBM), hingga usaha-usaha penolakan kenaikan harga BBM, yang dilakukan lapisan masyarakat, buruh, maupun mahasiswa, dengan aksi demo, menjadi Headline selama sepekan. Lain halnya dengan Radar Surabaya, Headline selama sepekan ini memuat berita secara acak, tidak berfokus menghadirkan satu isu yang menempatkan di Headline secara berkala. Terhitung dari terbitan Kamis, 29 Maret hingga – 01 April,barulah isu mengenai aksi demo menolak kenaikan BBM yang dilakukan diberbagai wilayah di Surabaya, dengan memblokade beberapa ruas jalan utama, diberitakan secara berturut-turut dengan menempatkan artikel pada Headline.

Foto_Surabaya_Post_Edisi_Minggu_01_April_2012

Foto_Surabaya_Post_Edisi_Minggu_01_April_2012

Sementara, usaha untuk melakukan pencitraan terhadap kepentingan partai politik, bisa dilihat dari pemberitaan yang dihadirkan Headline Surabaya Post, Minggu 01 April 2012, dalam judul “ARB: Polemik BBM Berakhir karena Golkar” – Permainan cantik di Parlemen soal BBM membuat partai berlambang beringin lebih ‘pede’ di 2014. Didalam pemberitaan ini, disertakan pula kutipan dari Aburizal Bakrie “Polarisasi opini dan pendapat sudah tajam, emosi tersulut. Hanya politisi yang tangguh, berpengalaman dan berakal yang dapat mencari jalan keluar. Dan itulah yang dilakukan Fraksi Golkar”.

Dia menjelaskan, opsi yang ditawarkan akhirnya diterima koalisi yakni Demokrat, Golkar, PAN, PKB dan PPP kecuali Partai Keadailan Sosial (PKS). Opsi yang dimaksud adalah penambahan Pasal 7 ayat 6 a di RUU APBNP 2012, yakni memberi keleluasaan bagi pemerintah menyesuaikan harga BBM dengan syarat harga minyak mentah Indonesia dalam kurun waktu enam bulan mengalami kenaikan atau penurunan hingga 15 persen dari asumsi APBNP 2012 yakni USD 105 per barel. “Subsidi BBM adalah persoalan yang pelik, partai Golkar mampu menyelesaikan polemik tersebut,” imbuhnya.

Seperti yang dilihat dalam berita ini, momen seperti ini, digunakan sebagai alat untuk pencintraan sebuah partai politik. Sangat disayangkan jika media akan terus dijadikan alat propaganda dan berkampanye, bukannya menjadi wadah suara rakyat. [jss]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Salah seorang kontributor perwakilan surabaya-jawa timur dalam program pemantauan media berbasis komunitas ini lahir di Wonosobo, Januari 1988. Saat ini masih menyandang status sebagai mahasiswa di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional " Veteran " Jawa Timur. Selain itu ia merupakan anggota dari Komunitas Kinetik Surabaya yang didirikan pada tahun 2010 dan bekerjasama dengan Forum Lenteng dalam program akumassa.

Lihat semua tulisan

1 Komentar pada "Polemik BBM Berakhir Karena Golkar"

  1. Lulus Gita 2 April 2012 pukul 14:47 · Balas

    Hahaha, udah kaya maling, ada kesempatan langsung comot, ada momen langsung pencitraan,

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //