Laporan Soal Anggaran dan Pembangunan Pusat Pemerintah Kota Tangsel

Dari amatan pemantau pada pekan kedua bulan Desember ini harian Tangsel melaporkan pemberitaan soal anggaran Pemerintah Kota yang terbagi dalam persoalan APBD Kota Tangsel 2013 yang ditetapkan sebesar Rp 1, 7 Triliun. Alokasi APBD untuk sektor pendidikan sebesar Rp 435 miliar dari Rp 1,77 Triliun, jelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel)berhasil menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 368 miliar dan pembayaran pajak via online yang akan direalisasikan di tahun 2013. Disamping itu berita tentang pembangunan pusat pemerintah Kota Tangsel yang megah dan modern.

Tangsel Pos 11 Desember 2012

Tangsel Pos 11 Desember 2012

Pada hari Senin, 10 Desember 2012 rapat paripurna DPRD Kota Tangsel menetapkan besaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan 2013 ditetapkan sebesar Rp 1,7 Triliun. Harian Tangsel Pos merinci laporan penetapan APBD 2013 ini dengan prioritas dibidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Dilaporkan bahwa dengan ditetapkannya nantinya akan dilaporkan kepada Pemprov Banten untuk segera ditetapkan dan disahkan bersama sehingga dengan cepat dapat menyusun Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) yang menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan di tahun 2013.  Dalam pada itu, APBD Kota Tangsel untuk sektor pendidikan seperti yang dilaporkan harian Tangsel Pos ditetapkan sebesar Rp 435 miliar dari Rp 1,77 Triliun. Harian Tangsel Pos menulis, Dari dana itu, Pemkot Tangsel diminta untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Pada edisi 13 Desember 2012 harian Tangsel Pos menulis, Pemerintah Kota Tangsel berhasil menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 368 miliar. Seturut dengan itu, Pemkot mencoba menggenjot penerimaan sektor pajak melalui mekanisme pembayaran pajak via online. Harian Tangsel Pos melaporkannya bahwa tahun 2013 wajib pajak di Kota Tangerang Selatan membayar pajak via online. Sistem online diterapkan oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel dapat terkoneksi dengan wajib pajak sehingga dapat upaya manipulasi tidak akan terjadi. Disamping itu, sistem pajak online ini untuk menghindari terjadinya penyelewengan pajak, baik yang dilakukan wajib pajak maupun petugas DPPKAD. Demikian ulasan harian Tangsel Pos yang dikutip dari pernyataan Kepala DPPKAD Kota Tangsel, Uus Kusnadi.

Selain soal APBD dan soal-soal keuangan lainnya seperti perpajakan di Kota Tangsel. pada pekan kedua ini harian Tangsel Pos dengan ulasan yang panjang dan rinci menjabarkan seputar pembangunan pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang terpadu. Dalam laporannya harian Tangsel Pos menulis bahwa Detail Engineering Design (DED) dan manajemen konstruksi akan dimulai tahun 2013. Yang menarik seperti harian Tangsel Pos kutip dari Kepala Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman, Djoko Suryanto mengatakan bahwa pembangunan pembangunan kantor Puspem ini akan berbeda dengan kantor pemerintahan yang sudah ada, “ Kantor ini akan dibangun oleh arsitek internasional dengan mengedepankan lingkungan begitu pula dengan pencahayaan gedungnya, ini akan diatur untuk ramah lingkungan, sehingga siapapun yang akan melihat gedung ini, pastinya akan mengabadikan dengan memoto gedung tersebut, “ ungkapnya. Djoko menambahkan, di 2013 mendatang, kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel akan dibangun. DED DPRD sudah sejak 2012 ini, insyallah di 2013 proses pembangunannya, “ ungkapnya. Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 34 miliar untuk pembangunan 39 unit kantor baru. “Pada 2012, ada 39 kantor baru yang dibangun oleh Pemerintaha Kota Tangerang Selatan, “ kata Djoko Suryanto. Kantor Dinas yang dibangun yakni Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah hingga kantor kecamatan. Dengan pembangunan kantor dinas tersebut, diharapkan dapat memberikan peningkatan terhadap pelayanan kepada masyarakat. Kemudian, Pemkot menganggarkan biaya sebesar Rp 8,4 miliar untuk rehabilitasi 18 kantor seperti kelurahan. Untuk rehabilitasi setiap kantor kelurahan dianggarkan sebesar Rp 1,9 miliar. Sementara beberapa kantor kelurahan yang akan direhabilitasi yakni Kelurahan Pondok Ranji, Kelurahan Setu, Pondok Jagung, Kecamatan Serpong, gedung serbaguna dan lain-lain. Pembangunan 39 unit kantor baru dan rehabilitasi 18 kantor kelurahan Rp 42,4 miliar (Tangsel Pos 14/12/2012). Disamping itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan akan melakukan revisi Rancangan Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Revisi ini bertujuan untuk sebagai pengendali pembangunan, yaitu mengendalikan penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan suatu kawasan tertentu. Perencanaan penataan bangunan dan lingkungan meliputi pemenuhan persyaratan tata bangunan dan lingkungan, peningkatan taraf hidup masyarakat melalui kualitas lingkungan dan ruang publik, perwujudan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan, serta peningkatan vitalitas ekonomi lingkungan (Tangsel Pos 14/12/2012).

Pekan kedua pemberitaan dibulan Desember 2012 ini masih bertumpu pada rencana Pemkot di tahun 2013 dengan berpatok pada rumusan APBD yang telah ditetapkan besaran untuk kemudian diimplemntasikan ke setiap unit-unit pelaksana teknis serta upaya Pemkot dalam menggenjot pendapatan melalui pajak dengan penerapan sistem online serta rencana strategis Pemerintah Kota dalam pembangunan pusat pemerintahan terpadu yang akan direalisasikan pada tahun 2013 bersamaan dengan pembangunan infrastruktur gedung pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Selain itu, juga mencoba merevisi Rancangan Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang bertujuan sebagai pengendali pembangunan, yaitu mengendalikan penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan suatu kawasan tertentu yang targetnya adalah pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. Namun catatan pemantau disini ialah harian Tangsel Pos menjadi semacam notulensi atas rencana Pemkot dan tidak memberikan sebuah kritikan terlebih pada pemberitaan tentang Pemkot Tangsel yang akan membangun pusat pemerintahan di mana dengan bangganya Kepala Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman Djoko Suryanto mengatakan bahwa kantor pusat pemerintahan dibangun oleh arsitek internasional dengan mengedepankan lingkungan. Hemat pemantau harian Tangsel Pos kurang jeli menangkap maksud pernyataan tersebut dan dari amatan pemantau laporan ini terkesan menjadi sebuah advertorial belaka padahal ini merupakan sebuah reportase biasa yang semestinya ada sudut pandang jurnalistiknya yang memberikan sebuah masukan atau kritik terhadap rencana pembangunan pusat pemerintah Kota Tangsel ini. Hal yang sama juga berlaku dalam beberapa berita lainnya termasuk apa yang telah pemantau ulas diatas yang dari amatan pemantau harian Tangsel Pos sekedar menginformasikannya saja tanpa memberikan sebuah pandangannya sendiri. [rrk]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Renal Rinoza lahir di Jakarta, 8 Maret 1984. Tahun 2004 kuliah di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus tahun 2010. Tahun 2007 sempat kuliah di Program E.C Ilmu Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta. Sehari-hari bergiat Komunitas Djuanda dan aktif menulis di Jurnal Footage, akumassa.org, dan Program Pemantauan Media akumassa.org.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2013 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //