Catatan Akhir Tahun Ekonomi NTB

 

(Dikutip dari Lombok Post edisi 26 Januari 2012)

 

Pemantauan media lokal Lombok (Radar Lombok dan Lombok Post) dari 24 sampai 29 Desember 2012 terdapat 111 berita yang terbagi dalam : Isu good governance sebanyak 94,59 %, isu kriminal 2,70%, dan lingkungan hidup sebanyak 2,70%.   Dari sekian banyak berita yang terpantau terdapat beragam berita, namun dari hasil pemantaun, berita tentang “Catatan Akhir Tahun Ekonomi NTB” menjadi berita yang dalam sepekan ini selalu terbit, terutama pada Lombo Post.

Gerakan ekonomi global ikut juga berpengaruh pada ekonomi NTB sepanjang 2012. Pemerintah NTB menyebut pertumbuhan ekonomi  NTB meningkat beberapa persen. Dari data Bank Indonesia Perwakilan NTB hingga triwulan ke III/2012 kinerja ekonomi NTB tanpa sektor pertambangan menunjukkan  kinerja positif tumbuh hingga 5,79 persen. (Lombok Post 26 Desember 2012).

Perkembangan Inflasi NTB sepanjang 2012 menunjukkan kinerja  yang bagus. Hingga November 2012,  berdasarkan data Bank Indonesia Perwakilan NTB, laju inflasi kumulatif NTB tercatat 3,49 persen, lebih rendah dibanding nasioanl 3,7 3 persen. Hal tersebut didukung terjagangan pasokan pangan sejalan dengan penguatan ekonomi dan ketahanan pangan yang dikembangkan Provinsi NTB. (Lombok Post 27Desember 2012).

Tidak seperti 2011 lalu dunia perdagangan NTB sepanjang 2012 tidak diwarnai kelangkaan semen dan melambungnya harga semen. Dunia perdagangan  di NTB terbilang stabil. Harga kebutuhan naik, tapi tidak sampai mengganggu pasar. Sementara kebutuhan lain, harganya bergerak beberapa rupiah saja. Kenaikan komoditi tersebut adalah naiknya kedelai impor. Harga kedelai yang biasanya berkisar di angka Rp 4-5 ribu, di awal September melonjak hingga Rp 8 ribu rupiah tiap kilogram.  Selain kedelai, yang juga membuat heboh masyarakat adalah kenaikan harga daging sapi. Harga daging sapi yang biasanya di kisaran Rp 70 ribu tiap kilogram, melambung di kisaran Rp 85-90 ribu tiap kilogram. Harga tersebut berlangsung menjelang Hari Raya Idul Fitri. Anehnya, hingg Desember harga daging sapi belum kembali ke harga semula. Harga daging sapi masih berada di kisaran Rp 50 ribu tiap kilogram. Kenaikan harga ini disebut-sebut akibat banyaknya jagal yang berhenti bekerja. Mereka lelah dengan harga sapi yang kian melambung.  (Lombok Post 28 Desember 2012).

Sektor perumahan secara umum di NTB sepanjang 2012 cukup dinamis. Property tetap dianggap sebagai investasi yang menjanjikan. Perbankan konvensional dominasi  kredit ada di perumahan. Demikian juga dengan perbankan syariah, pembiayaan di sektor perumahan tetap yang teratas.  Namun dari catatan Lombok Post sepanjang 2012, banyak muncul aturan-aturan baru terkait pemukiman. Sepanjang 2012 investasi masyarakat masih dominan di mulia. Emas menjadi investasi favorit. Harganya yang kerap melambung menjadikannya digemari. (Lombok Post 29 Desember 2012).

Dari hasil pemantau kedua media, berita tentang “Catatan Akhir Tahun Ekonomi NTB” memang paling banyak diberitakan dalam sepekan ini, terutama pada Lombok Post. Sedangkan pada Radar Lombok memang ada beberapa berita yang selama sepekan selalu diberitakan namun jumlah pemberitaannya tidak melebihi pemberitaan tentang “Catatan Akhir Tahun Ekonomi NTB” yang selama sepekan selalu mengisi harian Lombok Post.

Di penguhujung tahun 2012 ini, pemantau tidak menemukan adanya perilaku media yang kurang baik dan penggunaan kata-kata yang berlebihan.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dilahirkan di Pemenang, Lombok Utara pada tanggal 31 Desember 1979. Ia adalah seorang wirausaha yang aktif dalam kegiatan di komunitas lokalnya, Komunitas Pasir Putih. Selain itu ia juga ambil bagian dalam kegiatan pemantauan media lokal berbasis komunitas bersama Forum Lenteng.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2013 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //