Radius 6 Meter, Minta Deadline Diperpanjang

 Radius 6 Meter, Minta Deadline Diperpanjang


Radius 6 Meter, Minta Deadline Diperpanjang

 

Masih sama seperti minggu-minggu sebelumnya, pemantauan Radar Jember 3 – 9 Desember 2012 didominasi oleh isu Good Governance. Total isu yaitu 78% dari total berita. Isu  Good Governance minggu ini berisi tentang PT KAI yang bakal memberi peringatan terhadap warga yang mempunyai bangunan liar di sepanjang rel Jember-Arjasa. Pemilik bangunan liar di sepanjang rel Jember-Arjasa diberi peringatan untuk membongkar sendiri bangunannya sampai akhir November 2012. Namun, hingga awal Desember, masih banyak bangunan liar yang belum dibongkar.

PT KAI sudah melakukan sosialisasi pada warga pada 6-8 November 2012. Sesuai UU No 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian, radius 6 meter dan belum dibongkar adalah bangunan milik Masjid Al Barokah. Lima kamar mandi dan toilet umum Masjid masuk dalam radius penertiban. PT KAI memberi waktu tambahan sampai akhir Desember. Jika dalam pertengahan Desember belum dibongkar, PT KAI terpaksa mengambil kebijakan membongkar paksa bangunan tersebut.

Sementara itu, lantaran tak punya biaya untuk membongkar dan membangun kembali, beberapa diantaranya minta deadline diperpanjang. Alasannya, tidak mudah untuk mengumpulkan biaya pembongkaran dan membangun kembali lima kamar mandi dan toilet tersebut. Menurut Ketua Takmir Masjid Al Barokah, diperkirakan dana yang dibutuhkan untuk membangun kembali bangunan tersebut sebanyak Rp 15 juta.

Beralih pada berita harga kakao fermentasi. Setiap tahun para petani kakao di Indonesia kehilangan potensi pendapatan hingga Rp 1 triliun. Angka tersebut diperoleh dari hilangnya kesempatan petani mendapat tambahan keuntungan akibat tidak menjual biji kakao fermentasi.

Ketua Asosiasi Fermentasi Kakao Indonesia (AFKI) menyatakan, selama ini kebanyakan petani kakao menjual hasil panen dalam bentuk biji mentah. Sedangkan untuk mendapat harga penjualan yang baik, petani harus melakukan fermentasi terhadap biji kakao sebelum dijual. Biji kakao nonfermentasi dihargai sekitar Rp 20 ribu per kg. Tetapi dengan menjual kakao fermentasi, petani mendapat tambahan pendapatan sekitar Rp 2-3 ribu per kg.

Sedangkan isu Kriminalitas menjadi urutan kedua setelah Good Governance, yaitu 19% dari total berita. Isu kriminal minggu ini lebih banyak berita tentang pencurian di sejumlah mini market di Jember. Pegawai toko minimarket dibuat resah oleh aksi kawanan pencuri. Dengan modus membeli barang, pelaku menggondol sejumlah parfum yang harganya mahal. Selain terjadi di Puger, hal ini juga terjadi di beberapa daerah dengan modus yang sama.

Minggu ini, isu Lingkungan Hidup menjadi urutan ketiga, yaitu 3% dari total berita. Isu Lingkungan Hidup berisi tentang aktivitas Gunung Raung yang kembali meningkat. Amplitudo tremor pada Gunung Raung yang biasanya tercatat 7 mm, saat ini meningkat 8 mm. Menurut warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku mendengar suara gemuruh. Sementara kepala PVMBG Bandung langsung mengecek ke pos pengamatan yang ada di Licin Banyuwangi.

Minggu ini, isu HAM tidak muncul sama sekali, begitu juga dengan isu Perempuan Dan/Anak.  Putar haluan ke jemberpost.com. Minggu ini, berita hanya dapat diakses pada tanggal 8 Desember 2012. Isu yang mendominasi masih pada Good Governance.

 

 

 

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dengan gegap gempita, saya dilahirkan dengan nama Muhammad Qomarudin pada tahun 1988. lalu, akhir-akhir ini lebih akrab dengan nama como. tak pernah ada penjelasan untuk itu. sekarang intim di KBT (Kelompok Belajar Tikungan) sambil kerja sampingan sebagai mahasiswa di Universitas Jember

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //