Pemberitaan Yang Berkutat di Sektor Pemerintahan

kantor walikota

kantor walikota

Dalam awal pekan bulan Juli 2012 harian Tangsel Pos menurunkan pemberitaan yang berkutat di bidang pemerintahan dan beberapa kasus yang berhubungan dengan Kamtibmas. Pada edisi 2 Juli dan 3 Juli pemberitaan seputar kasus korupsi pengadaan alat uji KIR di lingkungan Dishubkominfo terus di amati perkembangannya oleh harian Tangsel Pos dan persoalan Kamtibmas di wilayah Kota Tangerang Selatan di mana pada pekan sebelumnya terjadi pembakaran posko milik Ormas tertentu dan pada awal pekan bulan Juli pemberitaan lebih kepada reaksi dan antisipasi dari pemerintah dan aparat. Bahkan Tangsel Pos memuat headline berupa respon dari Presiden SBY yang geram terhadap Ormas yang anarkis. Dalam judul headline “Presiden:Tindak Tegas Ormas Anarkis. Hari Ini Ormas se-Tangsel Deklarasi Damai”.  Presiden SBY menyampaikan hal ini dalam perayaan ulang tahun Polri ke- 66 di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat, tulis Tangsel Pos. mengenai kasus korupsi pengadaan alat uji KIR di Dishubkominfo, penetapan tersangka Nurdin Marzuki patut dipersoalkan oleh salah satu anggota LSM LIRA dan anehnya pihak LSM LIRA pada edisi berikutnya, 4 Juli 2012 menyanggah dukungan salah satu anggotanya tersebut.

Pemberitaan yang berkenaan dengan sektor pemerintahan dapat ditemukan dalam edisi 4 – 6 Juli 2012. Masing-masing pemberitaan mengupas seputar APBD Perubahan 2012 Kota Tangerang Selatan yang naik dari Rp. 1,5 Triliun menjadi Rp 1,985 Triliun. Kenaikan ini berkisar sekitar Rp 400 milar. Menurut Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Bambang P. Rachmadi, kenaikan APBD tersebut dikarenakan ada kelebihan anggaran Silpa tahun lalu sebesar Rp 430 miliar. Ia menambahkan DPRD berusaha mendorong Pemkot Tangsel agar APBD itu tembus Rp 2 Triliun. Dari anggaran seperti itu, porsi terbesar diserap untuk pembangunan infrastruktur 34%, pendidikan 32% dan pelayanan pemerintah 29%. “kami minta porsi kerja keras ditingkatkan terus. Jangan sampai malah ada kesengsaraan buat rakyat,” tegasnya (Tangsel Pos 4/07/2012). Pada edisi 5 Juli 2012 harian Tangsel Pos mengangkat berita tentang meningkatnya jumlah angka kemiskinan di Tangsel, menurut harian Tangsel Pos kenaikan jumlah keluarga miskin dari 18.308 menjadi 18.747 keluarga miskin. Data ini dilansir dari data BPS dan tim dari Provinsi Banten.

Disamping itu juga pada edisi 5 Juli 2012, pemberitaan tentang Pemkot yang baru sanggup mengerjakan 4 proyek dari 60 proyek infrastruktur yang diplot tahun anggaran 2012. Proyek infrastruktur yang telah dikerjakan ialah pembangunan Jalan Pasar Serpong-Cipeucang sepanjang 170 meter, Jalan Hutan Kota sepanjang 102 meter, Jalan Masjid Kubah sepanjang 511 meter dan Jalan Talas dengan panjang 2 KM. Pemberitaan mengenai topik ini ditutup dengan pernyataan Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel Gacho Sunarso yang mengaku optimistis 60 proyek infrastruktur dapat diselasaikan hingga akhir 2012. Berita lainnya ialah Pemkot menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) Hibah dan Bansos untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran dana hibah dan bansos. Hal ini tertuang dalam Peraturan Walikota Nomor 92 Tahun 2012 Tentang Penyaluran Hibah dan Bantuan Sosial.   Edisi 5 Juli ditutup dengan berita Biaya makan dan minum Reses anggota Dewan habiskan Rp 1,035 Miliar dan Pemkot melalui Dinas Budpar menjalin kerjasama strategis dengan pihak Puspiptek untuk kembangkan wisata Iptek.

Pada edisi 6 Juli 2012 harian Tangsel Pos mengangkat berita tentang lambannya Pemkot dalam menyerahkan draf Raperda. Menurut Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Tangsel Rizki Jonis lambannya penyerahan draf Raperda menyebabkan terhambatnya pekerjaan DPRD untuk mengesahkan Raperda menjadi Perda.  Selanjutnya pemberitaan edisi 6 Juli 2012 di harian Tangsel Pos membahas keluhan warga BSD yang mempersoalkan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang beralihfungsi menjadi lahan bisnis. Keluhan ini disebabkan maraknya reklame dan informasi produk yang menghiasi bagian luar JPO. Kemudian berita tentang beberapa elemen warga meminta DPRD untuk berhati-hati dalam kebijakan perubahan status desa menjadi kelurahan yang diduga fiktif. Selain itu, harian Tangsel Pos memuta berita Dinsosnakertrans yang memberikan 30 unit mensin jahit di dua kelurahan di kecamatan Serpong dalam program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Terakhir pemberitaan tentang terjadinya malproyek dalam pengerjaan proyek jalan konblok sepanjang 270 meter di blok Asem, Kampung Sawah, RT 02/01 Kelurahan Sawah Kec. Ciputat Kota Tangsel. pasalnya, pengerjaan ini terlihat asal-asalan dan tidak sesuai standar pengerjaan. Proyek pengerjaan ini dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender proyek yang ditentukan oleh Dinas Tata Kota.

Dalam rekapitulasi matriks didapat data bahwa pemberitaan seputar pemerintahan tetap dominan sekitar 23 pemberitaan dan adapun untuk topik-topik yang lain seperti HAM, Perempuan & Anak, Kriminalitas dan Lingkungan Hidup tidak mendapat porsi pemberitaan sama sekali dalam pekan ini kecuali untuk pemberitaan topik Perempuan & Anak yang berjumlah 6 berita dalam sepekan ini.

Hemat saya pemberitaan di sektor pemerintahan ini berisikan informasi yang relevan bagi publik untuk dapat mengetahui kinerja di pemerintahan dan hal-hal yang menjadi indikator terhadap penyelenggaraan tata kelola pemerintahan. Melalui informasi yang tersarikan dapat kita temui beberapa hal yang penting tentang sejauh mana kinerja pemerintahan dapat berjalan optimal dan apa saja kebijakan yang tentunya berdampak bagi masyarakat serta persoalan-persoalan yang menghambat kinerja pemerintahan seperti kasus korupsi di instansi Dishubkominfo. [rrk]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Renal Rinoza lahir di Jakarta, 8 Maret 1984. Tahun 2004 kuliah di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus tahun 2010. Tahun 2007 sempat kuliah di Program E.C Ilmu Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta. Sehari-hari bergiat Komunitas Djuanda dan aktif menulis di Jurnal Footage, akumassa.org, dan Program Pemantauan Media akumassa.org.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //