JB Dilaporkan ke Kemendagri

Data yang berhasil terkumpul dalam rekapitulasi tabel matriks selama sepekan pemantauan terhadap media lokal Banten, Kabar Banten dan Banten Raya, mencapai 130 total berita, dengan masing-masing perolehan, yakni isu good governance 56,153%, isu kriminalitas 24,615%, isu lingkungan hidup 14,615%, isu perempuan dan/atau anak 3,076% dan isu HAM 1,538%.

Sepekan ini, pemberitaan terkait isu good governance, khususnya untuk  daerah Kabupaten Lebak, tampak memperlihatkan panasnya situasi politik pra-pemilukada Lebak 2013. Meski pemilukada terbilang masih lama, namun sejumlah masyarakat nampaknya sudah mulai menentukan arah dukungan kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh masing-masing partai ataupun independen.

Dikutip dari: Kabar Banten

Dalam harian Kabar Banten edisi 25 April 2012, yang berjudul “JB Dorong Iti Menuju Balonbup”, kerap menuai banyak kritikan dari sejumlah kalangan elit politik dan pemerhati sosial dan pemerintahan serta kalangan ormas. Pasalnya, dalam isi pemberitaan tersebut Bupati Lebak H.Mulayadi Jayabaya menyatakan mendorong H. Iti Octavia Jayabaya, yang tidak lain adalah putrinya sendiri, untuk maju pada pemilukada di hadapan kaum ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW), pada peringatan Hari Kartini ke-133, di Aula terbuka Pendopo Lebak, Selasa (24/4). Tidak hanya itu, Bupati juga diduga telah memobilisasi aparatur pemerintah, dan para kepala desa untuk mendukung Hj. Iti Octavia Jayabaya untuk maju sebagai calon bupati Lebak, pada 9 April 2013, saat ada acara para kepala desa dikumpulkan di Aula BP2KBMPD Pemkab Lebak. Hal ini tak pelak menimbulkan kecaman dari sejumlah organisasi massa (ormas) mahasiswa, dan generasi muda NU yang mengklaim bahwa Bupati H.Mulyadi Jayabaya mulai tidak netral dan sudah melanggar aturan, dan norma negara. Imam Solehudin, selaku tokoh masyarakat dan pemerhati sosial dan pemerintahan, yang mengantongi bukti pelanggaran berupa dokumen tentang adanya mobilisasi politik tersebut, mengatakan akan melaporkan Mulyadi Jayabaya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gunawan Fauzi (Banten Raya, edisi 26 April 2012).

Selama sekitar dua bulan lebih, pemantau melakukan pemantauan terhadap dua media lokal Banten, yakni Kabar Banten dan Banten Raya. Isu good governance nampak jadi sorotan  utama pewarta dalam pelayangan pemberitaan. Itu terlihat dari bagaimana isu good governance kerap mendominasi dalam setiap edarannya.

Khusus buat media lokal Banten Raya, dengan jumlah enam belas halaman yang tersedia, seharusnya media ini sudah cukup ideal untuk menjadi sebuah wadah informasi bagi masyarakat. Namun, jika melihat bagaimana dari pemberitaan-pemberitaan di setiap halamannya, saya rasa media Banten Raya kurang bisa memanfaatkan dari enam belas jumlah halaman tersebut. Terlebih dengan banyaknya pemberitaan yang hanya mengulas seputar profil tokoh-tokoh dengan perilaku khusus.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Pria asli Lebak, Banten kelahiran 7 Juni 1988 ini akrab disapa Aboy. Terakhir ia menamatkan pendidikannya di SMAN 3 Rangkasbitung. Selain berwirausaha, sekarang ia aktif di kegiatan jurnalisme warga akumassa.org sebagai penulis aktif dan pemantau media lokal di Lebak, Banten. Di wilayah tempat tinggalnya, ia juga aktif bersama Saidjah Forum.

Lihat semua tulisan

4 Komentar pada "JB Dilaporkan ke Kemendagri"

  1. Hafiz 19 Mei 2012 pukul 16:59 · Balas

    Mantab…Aboy…! Lo memang jurnalis sejati.

  2. Firmansyah 21 Mei 2012 pukul 01:34 · Balas

    Makasih bang Hafiz…

  3. hijaji 12 April 2013 pukul 11:37 · Balas

    sya yakin,,semua elemen masyarakt lebak banten rindu akan kebenaran dan berita2 hangat yg berkualitas…good luuck bang aboy

    • Firmansyah 28 Mei 2013 pukul 10:35 · Balas

      dan saya pun yakin begitu, memang sudah semestinya seoarang jurnalis atau wartawan berlaku objektif, seimbang, dan tidak berpihak terhadap kepentingan apapun kecuali keprihatinan atas hak masyarakat untuk mengetahui kebenaran.. makasih atas apresiasinya. Salam !

Tinggalkan Komentar Untuk Hafiz

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //