Mahasiswa Blokade Jalan Utama

Oleh / pada 12 April 2012 / di Good Governance, Isu, Kriminal, Yogyakarta // Belum ada komentar

photo mahasiswa melempar molotov saat aksi demo BBM-Sabtu/31/03/2012-Headline Tribun Jogja dan photo Truk tangkibermuatan 35ribu bio solar yang menabrak bengkel motor di jalan solo Yogyakarta-Minggu/01/04/2012-Headline Tribun Jogja

Hasil Pemantauan media selama seminggu lalu dari tanggal 26 Maret – 01 April 2012 di tiga media koran lokal Yogyakarta yaitu Tribun Jogja, Bernas Jogja, Koran Merapi. Isu yang paling dominan adalah Isu Good Governance dan diikuti oleh Isu Kriminal. Beberapa media koran lokal tersebut secara hampir keseluruhan selama seminggu memberitakan tentang Demo-Demo yang menentang kenaikan harga BBM di wilayah Kota Yogyakarta. Berita-berita hampir selama seminggu memfokuskan pemberitaan ke aksi Demo menentang kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat dari Himpunan Mahasiswa, Himpunan Pemuda Parpol sampai Jalinan Solidaritas Masyarakat kecil Yogyakarta. Namun pemberitaan media lokal lebih terfokus kepada aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang mencoba memblokir jalan utama akses masuk ke kota Yogyakarta di jalan Adisucipto. Bahkan Mahasiswa sampai melakukan aksi membakar sepeda motor di tengah jalan Adisucipto yang membuat lalulintas di jalan tersebut mengalami kemacetan cukup parah sehingga kepolisian mengalihkan pengendara ke jalan-jalan alternatif.

Bukan hanya dari kalangan Mahasiswa saja yang melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM, namun juga ada dari Kelompok Pemuda Parpol seperti Kelompok dari Kader Partai PDIP yang melakukan aksi Demo dari Jalan Tentara Rakyat Mataram menuju ke kawasan Malioboro. Namun menurut pendapat saya sebagai masyarakat sedikit terganggu dengan adanya demo yang sifatnya merugikan kepentingan orang banyak, banyak dari warga dan pedagang yang sangat terasa dampak dari adanya demo yang sifatnya merugikan. Saya pribadi sangat mendukung adanya demo tapi demo yang sifatnya tertib dan sesuai dengan peraturan yang ada di negara ini.

photo Mahasiswa memblokir jalan Adisucipto di depan kampus UNI Sunan Kalijaga Yogyakarta-Rabu/28/03/2012-Headline Bernas Jogja

Photo Anggota DPR mengikuti rapat paripurna ke-22 di Gedung DPR Jakarta-SABTU/31/03/2012-Headline Bernas Jogja dan Photo kumpulan aktivitas pembelian BBM di SPBU di berbagai kota di indonesia-SABTU/31/03/2012-Isi Tribun Jogja

 Hebohnya kenaikan harga BBM ini ternyata sedikit membuat pertanyaan bagi banyak kalangan karena ada sedikit tipu muslihat dari sisi pemerintahan untuk mencoba meraih simpati dari masyarakat indonesia khususnya. Memang akhirnya pemerintah menunda kenaikan harga BBM hingga waktu yang belum di tentukan. Sangat di sayangkan bahwa pemerintah hanya sekedar membuat masyarakat bingung akan keputusan hasil rapat kenaikan harga BBM, seharusnya pemerintah segera memberikan keputusan akan persoalan tentang isu kenaikan harga BBM tersebut supaya masyarakat tidak menjadikan isu ini sebagai alasan/penggerak kerusuhan di berbagai kota di Indonesia, masyarakat indonesia mendambakan akan kebersamaan, kesejahteraan dan keamanan negara ini. Saya banyak mendengar tentang keluhan-keluhan dari masyarakat kalangan menengah kebawah yang sangat kecewa dengan sikap dan janji-janji pemerintahan era sekarang ini yang hanya memikirkan kepentingan kelompok-kelompoknya sendiri.

Isu Kriminal juga cukup mendominasi dalam sepekan kemarin, di Jogja sedang maraknya kasus penjambretan yang pelakunya tidak segan-segan untuk melukai si korbannya. Belum lama ini sudah hampir 4 kali kasus penjambretan di daerah yang sama, hal ini membuat resah warga jogjakarta khususnya kaum perempuan yang biasa pulang jam-jam malam atau dini hari. Biasanya memang si pelaku mentargetkan korbanya kepada kaum perempuan yang mengendarai kendaraan bermotor seorang diri dan juga pada saat lewat di jalan-jalan sepi pada jam-jam malam. Pihak kepolisian di bantu warga masyarakat mengadakan ekstra keamanan dengan siskamling dan berkeliling patroli ke jalan-jalan yang memang dianggap rawan atau tempat strategisnya para pelaku penjambretan melakukan aksinya. Disamping kejahatan penjambretan, ada juga kasus cukup maraknya pencurian kendaraan bermotor yang cukup meresahkan warga masyarakat Yogyakarta. Untuk soal kasus pencurian kendaraan bermotor ini para pelaku menargetkan si korban kepada anak-anak kos atau mahasiswa yang sedikit lalai memarkirkan kendaraannya di rumah-rumah kontrakan atau kosan-kosan yang sifatnya sepi dan terbuka. Sasaran empuk bagi para pelaku curanmor biasanya rumah-rumah kontrakan atau kosan-kosan yang tidak mempunyai lahan parkir sehingga para penghuninya kadang-kadang lalai dalam memarkirkan kendaraannya khususnya di saat jam-jam malam atau dini hari. Di daerah kota Yogyakarta ini sendiri jumlah rumah-rumah kontrakan atau kosan-kosan sangatlah banyak sekali yang sampai-sampai tidak terhitung jumlahnya, karena hampir setiap tahun warga masyarakat Yogyakarta membangun rumah-rumah kontrakan atau kosan-kosan untuk di sewakan kepada Mahasiswa angkatan baru yang jumalahnya relatif banyak tiap tahunnya, wajar saja kota yogyakarta hampir tiap tahunnya kebanjiran penduduk pendatang dari berbagai kota atau daerah di Indonesia karena kota Yogyakarta mempunyai status sebagai kota pelajar.

 

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Irvin Domi Setiawan biasa dipanggil Domi, tercatat sebagai mahasiswa tingkat akhir di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. pemuda kelahiran 20 Maret ini, aktif di berbagai Komunitas yang ada di kota Yogyakarta, dan dia salah satu pendiri sekaligus Editor In Chief untuk Majalah Online www.areaxyz.com. sekarang ini dia juga berkontribusi dalam program pemantauan media berbasis komunitas sebagai pemantau perwakilan dari kota Yogyakarta.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //