Jakarta Diserang Banjir, Politikus Ambil Kesempatan

Rumah Hidayat Nur Wahid (Tribunnews.com)

Berdasarkan hasil pemantauan selama sepekan kemarin (2-8 April 2012), terkumpul 118 artikel. Isu good governance masih menjadi sajian yang paling banyak dengan persentase 57,63%, kemudian diikuti oleh isu kejahatan dengan presentase 23,73%, selanjutnya isu linkungan hidup dengan presentase 9,32% dan sisanya terbagi dalam isu HAM dan perempuan dan/atau anak.

Terlihat ada peningkatan presentase kemunculan berita terkait isu lingkungan hidup sebanyak tiga kali lipat. Biasanya, isu ini hanya hanya muncul sekitar 3% perminggu. Sebab meningkatnya kemunculan isu ini, jelas selama sepekan kemarin curah hujan yang tinggi turun di Jakarta dan sekitranya hampir setiap hari. Akibatnya hampir seluruh Kota Madya yang ada di Jakarta mengalami musibah banjir.

Menarik, pada halaman muka Warta Kota dan Berita Kota hari Rabu,  muncul berita tentang rumah Calon Gubernur (cagub) DKI Jakarta 2012 yang rumahnya tergenang banjir. Kediaman Hidayat Nur Wahid, calon gubernur (cagub) yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang bertempat di Kemang Selatan, Jakarta Selatan menjadi sorotan utama. Hal ini sangat sensitif bagi para cagub dan cawagub yang lain. Karena kehadiran kedua berita tersebut malah seperti tempat kampanye gratis bagi Hidayat. Misalnya, pada kedua artikel itu tertulis keluhan Hidayat yang merasa repot beraktifitas, sebab rumahnya terendam air. Kemudian artikel itu juga memberi ruang untuk Hidayat mengungkapkan solusi yang akan dipecahkannya jika ia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, karena ia telah merasakan menjadi korban bencana banjir. Kombinasi dari kedua pernyataan itu seakan memberi kedekatan antara Hidayat dengan warga Jakarta yang selama ini sudah bosan ditimpa musibah banjir.

Untuk isu good governance, menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta yang akan diselenggarakan bulan Juli nanti, kedua surat kabar ini sudah membuka rubrik khusus. Halaman yang diberi judul ‘Ayo Pilih Gubernur DKI’ banyak memaparkan informasi tentang janji-janji cagub dan cawagub, juga informasi yang berasal dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.

Secara keseluruhan, seharusnya redaksi kedua media tersebut harus lebih hati-hati dalam membuat berita, khususnya berita yang menyangkut cagub atau cawagub DKI. Jangan sampai peristiwa yang sebetulnya harus mengangkat suara warga malah berubah menjadi alat kampanye politik.

 

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Lulus Gita Samudra masih dalam studi tingkat akhir di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta. Pria kelahiran Jakarta tahun 1989 ini, juga turut aktif di Forum Lenteng sebagai Sekretaris Redaksi akumassa.org. Sebelumnya ia pernah mengikuti workshop akumassa Depok pada tahun 2011. Kini ia sedang membangun sebuah komunitas berbasis massa di Depok, bernama Suburbia.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //