Demo Tolak BBM Ricuh

(Dikutip dari Radar Lombok 30 Maret 2012)

Dari 26 Maret sampai dengan 31 Maret 2012 saya memantau kedua media lokal yakni Radar Lombok dan Lombok Post. Kedua media sama-sama mengangkat isu good governance paling banyak, yakni berjumlah 88,60759%, Kriminal 2,531646 %,Perempuan dan anak 1,265823 %, lingkungan hidup 7,594937%, 79 total jumlah berita.

Isu tentang good governance yang selalu mengisi lembaran-lembaran  kedua media dari tanggal 26 sampai dengan 31 Maret 2012. Ada beberapa berita yang focus pada satu persoalan yakni mengenai Demo Tolak BBM Ricuh. Di satu sisi, tanggal 30 maret pada koran Lombok Post, yakni Gubernur mempersilahkah untuk demo asalkan jangan anarkis.

Demo menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak  (BBM)  di gelar di sejumlah tempat selasa kemarin (27/3). Ratusan Mahasiswa dan organisasi Masyarakat turun ke jalan menolak kenaikan BBM ini. Demo di depan Kampus IAIN Jalan Pendidikan sempat ricuh. Puluhan Mahasiswa membakar kursi ditengah jalan dan menyandera tiga kendaran dinas. Sehingga membuat susana menjadi tegang. Polisi yang sejak sebelumnya mengamankan mencoba menenangkan mahasiswa.

Pendemo dari massa koalisasi pemilihan hak-hak Rakyat atas Tanah Air (Kopharat)  sempat ricuh dengan aparat kepolisian setelah memaksa masuk ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Lotim. Kericuhan terjadi ketika massa yang terdiri dari ratusan Mahasiswa dan pemuda yang menamakan diri Kopharat datang Ke DPRD Lotim dan mamaksa masuk.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kesatuan aksi mahasiswa muslim Indonesia (KAMMI), ngotot ingin masuk ke areal SPBU jalan Majapahit. Namun ulah mahasiswa itu langsung di halangi oleh pihak kepolisian.

Organnisasi kemahasiswaan yakni PMII dan HMI Cabang Kota Mataram berorasi menyuarakan keberatannya akan kenaikan BBM. Namun, Mahasiswa memaksa masuk dengan menerobos barikade Polisi untuk menemui anggota dewan. Emosi pun tak terhindarkan, polisi dan Mahasiswa akhirnya saling dorong.

Terkait aksi unjuk rasa yang menolak kenaikan BBM yang dilakukan berbagai element di NTB, Gubernur mengatakan, aspirasi apapun termasuk ekspresi ketidak setujuan kenaikan BBM ini adalah hak yang di berikan undang-undang. “Maka silahkan bagi siapapun yang akan tunaikan hak itu, tunaikan dengan tanggung jawab tanpa anarkis. Karena ketika anarkis terjadi, maka rugi semua,” kata Gubernur

Sejauh ini kedua media, isu good governance selalu menjadi isu yang paling banyak diangkat mengisi tiap-tiap halaman koran. Sedangkan isu lingkungan hidup yang begitu penting diperoleh masyarkat berjumlah 6  (7,594937%) berita dari 79  total jumlah berita. Sangatlah ironis jika berita yang dibutuhkan masyarakat hanya sebagian kecil, bahkan hanya seujung kuku.

88.60759
Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dilahirkan di Pemenang, Lombok Utara pada tanggal 31 Desember 1979. Ia adalah seorang wirausaha yang aktif dalam kegiatan di komunitas lokalnya, Komunitas Pasir Putih. Selain itu ia juga ambil bagian dalam kegiatan pemantauan media lokal berbasis komunitas bersama Forum Lenteng.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //