Radar Jember (Masih) Sahabat Baik Polisi dan Bupati

Teroris (Radar Jember)

 

Isu good governance dan kriminal masih menjadi sorotan kunci Radar Jember pada pekan ini (19-25 Maret 2012). Terhitung, isu kriminal 70% dan good governance 20%. Sisanya isu perempuan dan/anak dan isu lingkungan hidup masing-masing hanya 4% dan 6% dari total berita. Sejauh ini belum ada isu HAM yang muncul di RJ.

Sekedar mengingat kembali, pada dua pekan sebelumnya, isu kriminal didominasi oleh sejumlah aksi kejahatan di wilayah Puger, namun pada pekan ini dan pekan sebelumnya, wilayah aksi kejahatan yang diangkat RJ meluas ke berbagai wilayah di Jember.

Bila dicermati, RJ hanya mengggunakan tiga pendekatan (subjek) dalam mengangkat isu-isu kriminal. Pendekatan yang pertama ialah dari korban tindak kriminal sendiri, yang kedua dari pelaku dan terakhir dari aparat. Tiga pendekatan ini sekaligus menjadi ’lidah’ dalam berita-berita di RJ. Berita-berita kriminal di RJ, bila mau disimpulkan lebih awal, memberikan dua lapisan fakta sekaligus. Satu, perihal kedekatan RJ dan aparat, yang ditunjukkan dari komposisi narasumber yang sudah ‘diamankan’ polisi. Fakta ini dengan sendirinya mengkonfirmasi kemalasan wartawan kriminal RJ dalam meliput berita. Wartawan kriminal RJ seharusnya memiliki kesadaran utuh untuk melihat kriminalitas sebagai persoalan yang tak sesederhana pertalian korban-pelaku-aparat.

Sementara itu isu good governance pada pekan ini masih dihiasi dengan aktivitas Bupati Jember, MZA Djalal, paling sering perihal kerjasama dengan Dubai, yang berencana membangun sebuah sekolah kesehatan di Jember, sekaligus investasi di Jember.

Meskipun kedekatan RJ dan bupati terlihat mencolok dalam banyak pemberitaan, pernah sekali beberapa kali RJ memberitakan kegagalan pemerintah daerah. Pekan ini, misalnya, RJ mengangkat data kemiskinan di Jember. Kritik lain RJ terhadap kebijakan MZA Dalal ialah perihal ketidakpedulian pemerintah daerah terhadap sekitar 31 pasar tradisional di Jember, disebabkan kelemahan pada payung hukum investasi yang terlalu membiarkan menjamurnya banyak minimarket. Sayangnya, berita-berita semacam tadi, tidak sering muncul di RJ. Ini menghwatirkan, mengingat RJ nyaris tanpa rival media lain yang terbit di Jember.

Pekan ini, RJ juga masih mengangkat sejumlah imbas rencana kenaikan BBM di Jember.

Bagaimana dengan jemberpost.com? Belum juga jelas. Pekan ini jemberpost.com hanya diisi oleh satu judul berita tentang dampak kenaikan BBM. Ayolah jemberpost.com. Baca baik-baik tagline kalinan, “portal berita terkini”.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dengan gegap gempita, saya dilahirkan dengan nama Muhammad Qomarudin pada tahun 1988. lalu, akhir-akhir ini lebih akrab dengan nama como. tak pernah ada penjelasan untuk itu. sekarang intim di KBT (Kelompok Belajar Tikungan) sambil kerja sampingan sebagai mahasiswa di Universitas Jember

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //