Kebun Binatang Surabaya Yang Semakin Memprihatinkan

Foto_Laporan_Mingguan_Koran_Surabaya_Post

Foto_Laporan_Mingguan_Koran_Surabaya_Post

Perolehan data selama sepekan lalu, dari hasil pemantauan surat kabar lokal wilayah Surabaya, yaitu Radar Surabaya dan Surabaya Post, Isu Hak Asasi Manusia (HAM) muncul dalam pemberitaan di harian sore Surabaya Post, ada 2 berita (2,739%) dari 73 total berita yang terdata. Sedangkan untuk berita yang berkaitan dengan isu Lingkungan Hidup, kedua harian surat kabar memiliki jumlah pemberitaan yang sama dalam sepekan, harian surat kabar Radar Surabaya memuat 2 berita (2,985%) dari total 67 berita dan harian sore Surabaya Post memuat 2 berita (2,739%) dari total 73 berita selama sepekan (12 Maret – 18 Maret 2012).

Untuk berita yang berkaitan dengan Kejahatan, harian surat kabar Radar Surabaya memuat 9 berita (13,432%), sedangkan harian sore Surabaya Post memuat 7 berita (9,589%) dari total berita masing-masing 67 dan 73 berita selama sepekan.  Sisa berita yang mendominasi kedua harian surat kabar tersebut, tetaplah isu yang berkaitan dengan Good Governance. Ini terbukti dari data yang dihimpun pekan lalu (12 Maret – 18 Maret 2012), harian surat kabar Radar Surabaya memuat 56 berita (83,582%) dari total 67 berita, sedangkan untuk harian sore Surabaya Post memuat 62 berita (84,931%) dari total 73 berita selama sepekan lalu.

Dua harian surat kabar lokal ini, kembali menghadirkan konflik berkepanjangan yang dihadapi oleh Kebun Binatang Surabaya (KBS),  pengelolaan terhadap KBS akan menjadi hal yang diperebutkan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan Kementrian Kehutanan (Kemenhut). Terlihat dari pemberitaan yang dimulai sejak edisi 13 Maret sampai 17 Maret 2012, kedua harian surat kabar ini, secara berkala menghadirkan terus berita yang berkaitan dengan KBS. Dimulai dari Kapasitas kandang yang tidak sebanding dengan jumlah satwa, keadaan kandang yang rusak, hingga berujung pada matinya salah satu satwa koleksi KBS, Banteng Jawa.

Foto_Laporan_Mingguan_Koran_Radar_Surabaya

Foto_Laporan_Mingguan_Koran_Radar_Surabaya

Hal ini juga mengakibatkan banyak dampak, bagi warga Surabaya sendiri maupun pihak-pihak yang berkepentingan membantu, dari dalam maupun luar negeri. Keadaan KBS yang memprihatinkan menjadi salah satu isu yang selalu dipantau perkembangannya oleh media lokal di Surabaya. Selama sepekan pemantauan ini tidak ditemukan perilaku media yang menyimpang. [ jss ]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Salah seorang kontributor perwakilan surabaya-jawa timur dalam program pemantauan media berbasis komunitas ini lahir di Wonosobo, Januari 1988. Saat ini masih menyandang status sebagai mahasiswa di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional " Veteran " Jawa Timur. Selain itu ia merupakan anggota dari Komunitas Kinetik Surabaya yang didirikan pada tahun 2010 dan bekerjasama dengan Forum Lenteng dalam program akumassa.

Lihat semua tulisan

1 Komentar pada "Kebun Binatang Surabaya Yang Semakin Memprihatinkan"

Lacak balik untuk tulisan ini

  1. Serunya Berita Lokal Sebulan Ini: Ternyata Perilaku Media Jelas Terlihat dari Penyajian Beritanya | ( akumassa )

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //