Awas, Ada Asam Sulfat di Sungai

Plengsengan ambrol, asam sulfat masuk sungai (Radar Jember)

Hasil pemantauan dua media lokal (Radar Jember dan jemberpost.com) selama satu minggu berturut-turut (27 februari – 4 maret 2012) menyimpulkan bahwa isu good governance menjadi isu yang paling dominan (49% dari total berita). Menyusul kemudian isu kriminalitas (29% dari total berita), isu lingkungan (18% dari total berita).

Minggu ini, isu good governance diawali oleh berita dilantiknya Pembantu Rektor I Universitas Jember (Unej) Agus Subekti sebagai Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PD2M) Ditjen Dikti Kemendikbud. Pelantikan itu sepertinya bakal menutup perseteruan antara Agus Subekti dan Kemendikbud. Seperti yang kita ketahui bersama (warga Jember.red), Agus Subekti sempat mencalonkan diri sebagai rektor Unej, namun gagal. Kegagalan itu sempat disinyalir karena ada campur tangan langsung Mendikbud. Radar Jember belum sepenuhnya proaktif dalam pencarian fakta perihal konspirasi itu. Radar Jember memberitakannya dengan sangat ringan. Hanya menganalogikan Agus Subekti sebagai pihak yang pernah dirugikan, lalu Kemendikbud melunasi kerugian itu. Dan selesai sampai disitu.

Isu kriminal masih didominasi oleh pencurian dan perampokan. Jember benar-benar rawan. Setiap hari ada berita pencurian dan perampokan. Ironisnya, sampai sekarang belum ada satu pun perampok yang tertangkap.

Isu lingkungan kembali muncul ke permukaan. Curah hujan tinggi menyebabkan aliran sungai semakin deras. Tepi sungai banyak yang terkikis. Ambrolnya plengsengan toko aki di tepi Sungai Jompo menjadi berita yang menarik. Pasalnya, ada delapan ton asam sulfat yang masuk ke sungai. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Penduduk sekitar masih memanfaatkan sungai Jompo sebagai MCK. Bertolak dari kondisi itu, Radar Jember melakukan penyisiran di sepanjang pondasi pertokoan Jompo. Hasilnya, kondisi pondasi sangat kritis. Pertokoan Jompo terancam ambruk. Hasil penelusuran Radar Jember sangat berguna bagi Pemkab Jember untuk memulai langkah stategis mengatasi masalah itu.

Tentang jemberpost.com, minggu ini, hanya ada empat berita yang diunggah. Kalau mau baca berita di jemberpost.com, saya sarankan buka seminggu sekali saja. Agar Anda tidak kecewa. Karena Anda akan sering menemukan berita yang sama dengan hari-hari sebelumnya.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dengan gegap gempita, saya dilahirkan dengan nama Muhammad Qomarudin pada tahun 1988. lalu, akhir-akhir ini lebih akrab dengan nama como. tak pernah ada penjelasan untuk itu. sekarang intim di KBT (Kelompok Belajar Tikungan) sambil kerja sampingan sebagai mahasiswa di Universitas Jember

Lihat semua tulisan

2 Komentar pada "Awas, Ada Asam Sulfat di Sungai"

  1. manshurzikri 5 Maret 2012 pukul 18:34 · Balas

    Hahaha,, gue ngakak baca paragraf terakhir!
    Sumpah, keren Mas Qomar. Tetap semangat memantau. Hehe :)

  2. Lulus Gita 5 Maret 2012 pukul 19:02 · Balas

    Mungkinkah info kelanjutan tentang sungai yang tercemar asam sulfat terus dibedah? Atau mungkinkah ketika berita tersebut tersu tayang untuk pencitraan politik tertentu?

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //