Kejar Tayang Qanun Pilkada

Dari hasil pantauan media lokal Harian Seambi Indonesia dan Prohaba, selama satu minggu, isu Good Governance menjadi sajian terbanyak khususnya media Harian Serambi Indonesia terbanyak dengan kuantitas 52 berita dari 144 jumlah berita. isu tersebut pada saat ini lebih fokus masalah Qanun Pilkada yang dibahas oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Komnas HAM, Bawaslu, PanwasluAceh, yang sempat dilakukan di Aula KIP Aceh juga di Gedung DPRA.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda), Kementrian Dalam Negeri, Prof Djohermansyah Djohan mangatakan, Qanun Pilkada yang disahkan pada tanggal 24 Februari 2012 akan berlaku surut (proaktif). Dengan demikian, semua tahapan pilkada yang sudah dijalankan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh adalah sah dan dapat dilanjutkan. selain itu, Pj Gubernur Aceh, Ir Tarmizi A Karim terus berupaya mewujudkan pelaksaan Pilkada Aceh berjalan damai dan sukses.  Salah satu langkah yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah mempertemukan para pasangan calon gubernur/wagub.

Pejabat (Pj) Gubernur Aceh juga sangat mengharapkan supaya masyarakat tidak takut menghadapi pemilu kali ini. Justru ini kesempatan yang paling baik untuk digunakan semaksimal mungkin untuk menentukan pilihan terbaik untuk masa depan Aceh.  Akhirnya Qanun Pilkada yang sempat mengalami polemik panjang, akhirnya disahkan dalam sidang paripurna yang dihadiri para pihak terkait (DPRA, Gubernur, KIP dan Panwas) di Gedung DPR Aceh, Jumat (24/ Selain Qanun Pilkada, Qanun Jinayah dan Qanun PPendidikan juga diharapkan bisa tuntas maksimal tahun ini.

Sementara Prohaba lebih banyak mengangkat masalah kriminal yang berjumlah sampai 24 berita, dengan sejumlah kasus seperti penyekapan suami istri di Aceh Utara, pemalsuan akte nikah di Meulaboh, dan sejumlah kasus perkosaan. dari pantaaun ini terlihat kalau prohaba lebih banyak memberitakan masalah kriminal mulai dari yang terjadi ddunia internasional, nasional dan sebagian kecil di tingkat lokal.

secara kesimpulan dalam perilaku bermedia, cukup disayangkan, media prohaba sedikit berlebihan dalam penulisan

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Maina Sari, Lahir di Lambadeuk, Aceh Besar, 25 Agustus 1987. Lulusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN Ar-Raniry) Banda Aceh. Sekarang Aktif di Radio Flamboyant FM Banda Aceh dan Akumassa.

Lihat semua tulisan

4 Komentar pada "Kejar Tayang Qanun Pilkada"

  1. manshurzikri 1 Maret 2012 pukul 14:16 · Balas

    sip,, Maina. hhehe.. oh iya.. mungkin bisa dijelaskan lebih detail untuk kalimat yang terakhir tentang ‘sedikit berlebihan dalam penulisan’ itu, Maina… berlebihannya yang seperti apa? supaya pembaca jadi tahu dimana letak kekeliruan yang dilakukan oleh pelaku media lokal di Aceh..

    oks,, tetap semangat memantau! #asyek

  2. Hafiz 1 Maret 2012 pukul 15:45 · Balas

    Akhirnya tulisan yang ditunggu-tunggu dari Aceh muncul juga. Semangat Maina…

    Salam
    Hafiz

  3. Maina Sari 1 Maret 2012 pukul 18:44 · Balas

    iya misalnya masalah perkosaan, yang dibuat detailnya. terus yang bahasanya sedikit ya gimana gitu. hehe mungkin biar laku korannya kali ya.. hehehe

  4. manshurzikri 2 Maret 2012 pukul 10:35 · Balas

    emang sering begitu sih,, terutama dalam berita pemerkosaan,, pelaku media (penulis/jurnalis) cenderung mengekspos tentang proses pemerkosaannya atau tentang tubuh korbannya (perempuannya), padahal yg jd objek pemberitaan seharusnya tindakan pindananya itu…
    Di Depok dan Jakarta, artikel-artikel itu setiap hari ditemukan di Koran Pos Kota.. ada rubrik khusus yg memang (kelihatannya) sengaja menjadikan tema-tema perkosaan atau mesum sebagai bahan berita dan lebih membahas tentang tubuh perempuannya..

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //