Korupsi ‘Borok’ Lama yang Belum Terobati

Oleh / pada 20 Februari 2012 / di Good Governance, Rangkasbitung - Lebak, Banten // 4 Komentar

Berdasarkan dari hasil pemantauan dalam satu minggu ini (13 – 18 Februari 2012) terhadap media lokal Banten, yakni Kabar Banten dan Baraya Post, good governance menjadi salah satu isu yang paling banyak diberitakan, yaitu 54 berita dari 118 jumlah total berita. Dari kedua media harian tersebut, berita-berita yang disajikan nyaris sama. Hanya penempatan berita headline saja yang berbeda.

Massa yang tergabung dalam LSM Aliansi Banten (ABM) bersama Satuan Tugas Benteng Rakyat Banten (BRB) berunjuk rasa didepan kantor Kejati Banten. Sumber foto: Tb Moch Ibnu Rushd/Kabar Banten

Keseriusan Pemerintah Provinsi Banten terhadap pemberantasan korupsi dinilai terkesan setengah-setengah. Bagaimana tidak, sampai detik ini, kasus tindak pidana korupsi yang banyak dilakukan oleh kalangan para elit politik, sudah semakin marak terjadi. Hampir di semua jajaran pemerintahan, baik itu Pemerintahan Daerah (Pemda) maupun Pemerintah Pusat, tidak lepas dari yang namanya korupsi. Tak jarang, dari sekian banyaknya kasus-kasus korupsi yang terjadi, banyak ditemui kemandekan atau mengendap di Kejaksaan Tinggi (Kejati). Salah satunya adalah yang akhir-akhir ini sedang hangat diberitakan, yaitu puluhan orang yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Banten Menggugat (ABM) bersama satuan tugas Benteng Rakyat Banten (BRB) berunjuk rasa didepan kantor Kejati Banten. Mereka mendesak Kejati Banten menuntaskan dugaan kasus-kasus korupsi yang mengendap di kejaksaan ( Lihat Kabar Banten, edisi Jumat, 17 Februari 2012). Belum lagi disusul dengan pemberitaan dugaan kasus penyelewengan Kredit Peduli Lebak, yang juga sempat tersiar di media harian Kabar Banten, namun masih dalam proses penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rangkasbitung. Dalam hal ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) mendapat apresiasi penuh dari sejumlah elemen masyarakat terhadap langkah Kejari yang melakukan peninjauan kembali terkait dugaan penyelewengan Kredit Peduli Lebak (KPL) yang bersumber dari APBD Lebak tahun 2006 lalu.

Sumber foto: Harir/Baraya Post

Pengendara mobil menghindari jalan yang mengalami pecah-pecah di jalan poros Desa Harumsari-Pasirhaur. Sumber foto: Harir/Baraya Post

Sejauh ini, ketanggapan para wartawan, baik Kabar Banten maupun Baraya Post, dalam sepekan ini, masih terfokus pada isu good governance. Terutama untuk masalah kasus korupsi. Padahal, jika merujuk kepada persoalan lokal yang ada, isu lingkungan hidup jauh lebih penting untuk diberitakan. Seperti yang terjadi di Desa Harumsari-Pasirhaur, Kabupaten Lebak. Meski jalannya sudah rusak parah, namun warga sekitar tetap saja menggunakan jalur tersebut. Dengan kondisi seperti itu, tentu saja potensi kecelakaan akan sangat besar terjadi.

Berdasarkan dari hasil pantauan selama satu minggu, korupsi sepertinya sudah menjadi bahasa sehari-hari bagi kalangan media. Hampir di setiap edisi, media lokal Banten menempatkan isu korupsi di halaman depan atau headline. Selain itu, melihat bagaimana cara penyajiannya, dapat disimpulkan bahwa media lokal Banten belumlah bekerja dengan baik. Masih banyak kesalahan-kesalahan penulisan yang ditemui dalam pemberitaan. [Penulis: Firmansyah]

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Pria asli Lebak, Banten kelahiran 7 Juni 1988 ini akrab disapa Aboy. Terakhir ia menamatkan pendidikannya di SMAN 3 Rangkasbitung. Selain berwirausaha, sekarang ia aktif di kegiatan jurnalisme warga akumassa.org sebagai penulis aktif dan pemantau media lokal di Lebak, Banten. Di wilayah tempat tinggalnya, ia juga aktif bersama Saidjah Forum.

Lihat semua tulisan

4 Komentar pada "Korupsi ‘Borok’ Lama yang Belum Terobati"

  1. Lulus Gita 20 Februari 2012 pukul 23:14 · Balas

    hehehehe…..korupsi deui korupse duei

  2. Hafiz 20 Februari 2012 pukul 23:14 · Balas

    Mantab Aboy…! Kabarkan kerja media di Lebak dan sekitarnya dengan jernih dan tajam.

  3. manshurzikri 21 Februari 2012 pukul 03:34 · Balas

    Tulisannya bagus sekali, Bung Aboy. Hehe.. tetap semangat.. pasti bisa! #asyek

  4. aboysirait 24 Februari 2012 pukul 19:29 · Balas

    oke-oke terimakasih buat masukannya..salam akumedia ! oia, zikri makasih yah, aku suka foto profil tentang penulisnya..hehehe

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //