Antara Angie, Nazar dan Paranormal

Oleh / pada 20 Februari 2012 / di DKI Jakarta, Good Governance // Belum ada komentar

Angelina Sondakh (Tribunnews.com)

Dari 137 berita yang terpantau di koran Berita Kota dan Warta Kota, 72-nya atau 52,5% mengangkat isu good governance. Di dalamnya terdapat berbagai macam informasi tentang kebijakan pemerintah, baik lokal maupun nasional. Namun, informasi seputar kasus suap Wisma Atlet yang menjerat sejumlah nama kader Partai Demokrat menjadi sajian yang dominan sepanjang minggu kemarin (13-19 Februari 2012). Terlebih dengan hadirnya salah satu tersangka, Angelina Sondakh atau Angie ke dalam persidangan untuk memberikan kesaksian.

Dalam berita, terkait proses sidang Angie, masih diwarnai dengan informasi-informasi yang tidak perlu. Seperti yang terangkat pada headline harian Berita Kota tanggal 17 Februari 2012. Artikel berjudul ‘Jelang Ajal Adjie, Angie Minta Cerai’, lebih mirip berita gosip. Redaksi menginformasikan kisah rumah tangga Adjie dan Angie dengan cukup detail bahkan hingga dugaan adanya hubungan gelap antara Angie dan terdakwa kasus Wisma Atlet lainnya, M. Nazaruddin.

Lebih mengherankan lagi, pada koran yang sama, di hari Minggu 19 Februari 2012, redaksi melanjutkan informasi tentang Angie dengan menggunakan pendapat paranormal terkenal, Ki Kusumo.  Jelas-jelas pendapat yang diambil bukanlah orang yang memiliki kekuatan untuk dipergunakan sebagai acuan, apalagi pendapat yang termuat hanya seputar hasil penerawangan kejujuran Angie.

Kemudian, informasi lainnya adalah seputar situasi politik di DKI Jakarta yang sedang akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Namun, informasi ini hanya menghiasi frame-frame kecil pada halaman muka dan halaman dalam. Hal ini berlaku juga pada berita-berita seputar kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tentang tata kota.

Setelah isu good governance, isu kriminal mengikuti di bawahnya, dengan kuantitas 33 berita atau 24,08 %. Dalam isu ini, fokus perampokan dengan senjata api dan tajam menjadi pilihan utama. Namun, beberapa peristiwa kejahatan juga sempat menjadi headline, seperti teringkusnya kelompok penggelapan 900 mobil, siswa SD yang menusuk temannya dan tertangkapnya John Kei.

Secara keseluruhan informasi dapat dikatakan tidak sehat, karena masih banyak informasi yang tidak perlu dan sarat subyektifitas wartawan. Dan dapat dipastikan bahwa warga Jakarta itu sendiri kurang mendapat informasi seputar Jakarta yang cukup jika hanya membaca kedua koran tersebut.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Lulus Gita Samudra masih dalam studi tingkat akhir di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta. Pria kelahiran Jakarta tahun 1989 ini, juga turut aktif di Forum Lenteng sebagai Sekretaris Redaksi akumassa.org. Sebelumnya ia pernah mengikuti workshop akumassa Depok pada tahun 2011. Kini ia sedang membangun sebuah komunitas berbasis massa di Depok, bernama Suburbia.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //