Angin kencang, Pelantikan dan Ancaman

Oleh / pada 5 Februari 2012 / di Good Governance, Jember, Jawa Timur // 1 Komentar

Selama tiga hari berturut-turut (26-28 Januari 2012), koran harian Radar Jember memberitakan porsi yang cukup besar untuk isu good governance (59% dari total berita).

Isu yang bergulir terpusat pada dua isu besar, yaitu pelantikan Hasan sebagai Rektor Universitas Jember dan ancaman Sunardi (Ketua DPC PPP Jember) kepada Bupati Jember. Sunardi mengancam keluar dari koalisi karena tidak diikutkan dalam rombongan plesiran bupati ke Malaysia dan Singapura.

Pelantikan Rektor Unej masih menjadi perbincangan hangat mengingat banyaknya kontroversi dan polemik dalam proses pemilihan. Bahkan sempat beredar kabar bahwa akan ada protes keras kepada Mendiknas perihal kemenangan Hasan yang disinyalir ada campur tangan langsung dari Mendiknas. Namun sampai pelantikan selesai, protes itu belum juga muncul. Masalah campur tangan Mendiknas lagi-lagi luput dari perhatian Radar Jember. Radar Jember terkesan tidak terlalu serius dalam mencari informasi tentang masalah tersebut. Itu bisa dilihat dari cara wawancara yang hanya sebatas melalui saluran telepon.

Berita tentang bencana angin kencang yang melanda Jember dalam tiga hari terakhir juga menjadi isu hangat berikutnya (30% dari total berita). Banyaknya kerusakan yang ditimbulkan di sebagian besar wilayah menjadikan bencana ini mendapat perhatian khusus dari media. Pelaporan kondisi kerusakan yang terlalu dominan mengakibatkan isu tentang penanganan pasca bencana sama sekali tak tersentuh dalam pemberitaan.

Di samping itu, ada sebuah  peristiwa kriminal tentang pembunuhan. Ada seorang kakek yang dibunuh oleh menantu perempuannya. Pemberitaan tentang kejadian itu lagi-lagi hanya sebatas pada proses terjadinya peristiwa. Padahal kalau bisa diperhatikan lebih jauh, isu kekerasan gender mulai kembali muncul ke permukaan. Pelaku adalah istri pertama anak korban. Dia cemburu karena diduakan oleh anak korban. Lagi-lagi poligami menjadi kontroversi yang tak pernah berujung dan perlu dipertanyakan ulang keabsahannya.


Sumber gambar.

Be Sociable, Share!

Tentang Penulis

Dengan gegap gempita, saya dilahirkan dengan nama Muhammad Qomarudin pada tahun 1988. lalu, akhir-akhir ini lebih akrab dengan nama como. tak pernah ada penjelasan untuk itu. sekarang intim di KBT (Kelompok Belajar Tikungan) sambil kerja sampingan sebagai mahasiswa di Universitas Jember

Lihat semua tulisan

1 Komentar pada "Angin kencang, Pelantikan dan Ancaman"

  1. Rizki 10 Februari 2012 pukul 21:24 · Balas

    Untuk Akses informasi media cetak, Jember memang agak lambat mendapatkannya, kalopun mau mendapatkannya harus langganan pribadi media cetak, Media Online sudah ada namun lagi-lagi kurang diakses dan kalah pamor dengan games dan jejaring sosial. Tapi media online bisa dijadikan alternatif ketika digarap dengan “profesional”

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org



© Agustus 2008 - 2012 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //